Kemenangan dramatis Inter Milan atas Juventus dalam laga Derby d’Italia di San Siro, Minggu (26/2/2026) dini hari WIB, menyisakan kontroversi besar. Meski Nerazzurri menang 3-2, sorotan tajam justru mengarah kepada bek mereka, Alessandro Bastoni.
Pemain berusia 26 tahun itu menonaktifkan kolom komentar di seluruh unggahan Instagram miliknya setelah menerima gelombang hinaan dan ancaman pascalaga.
Inter memastikan kemenangan lewat gol bunuh diri Andrea Cambiaso serta aksi individu Pio Esposito dan Piotr Zielinski. Namun, jalannya pertandingan diwarnai polemik besar.
Bek Juventus, Pierre Kalulu, diganjar kartu kuning kedua oleh wasit Federico La Penna pada menit ke-42. Keputusan tersebut kemudian menuai perdebatan.
Bastoni berada di pusat insiden. Ia terjatuh saat menerima tekel Kalulu, yang membuat sang wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu kuning kedua bagi pemain Prancis itu. Namun, tayangan ulang memperlihatkan adanya indikasi simulasi dari Bastoni untuk meyakinkan wasit.
Ironisnya, Bastoni sendiri sudah mengantongi kartu kuning sebelumnya. Jika wasit menilai ia melakukan diving, ia berpotensi menerima kartu kuning kedua dan turut diusir dari lapangan.
Banjir Kritik dan Desakan Dicoret dari Timnas
Usai laga, kritik berdatangan dari berbagai pihak, mulai dari suporter hingga pengamat sepak bola. Sejumlah pihak bahkan menilai tindakan Bastoni tidak mencerminkan sportivitas dan mendesak agar ia dicoret dari skuad Timnas Italia.
Legenda Juventus yang kini menjadi pundit, Alessandro Del Piero, termasuk yang mengecam keras aksi tersebut. Penunjuk wasit Serie A, Gianluca Rocchi, juga menyoroti insiden itu.
Jurnalis TMW, Luca Calamai, bahkan mempertanyakan apakah pemain dengan sikap demikian layak mewakili Italia di level internasional. Ia mendesak pelatih Gli Azzurri, Gennaro Gattuso, serta Presiden FIGC, Gabriele Gravina, untuk mempertimbangkan evaluasi terhadap Bastoni.
Komentar senada juga disampaikan pengamat Milan, Alessandro Jacobone, melalui media sosial.
Serangan di Media Sosial
Sebagian kritik berkembang menjadi serangan personal. Hinaan membanjiri akun media sosial Bastoni, memaksanya menutup kolom komentar di seluruh unggahannya.
Hingga berita ini ditulis, Bastoni belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi tersebut.
Insiden ini turut memicu reaksi dari kubu Juventus serta otoritas Serie A. Sejumlah media Italia bahkan menilai Derby d’Italia kali ini tercoreng oleh keputusan wasit yang kontroversial.
