Tren Menanjak Bali United Berlanjut, PSBS Biak Tumbang di Maguwoharjo

Bali United terus menunjukkan perkembangan positif di ajang BRI Super League 2025/2026. Setelah meraih kemenangan atas Borneo FC pada pekan ke-14, Serdadu Tridatu kembali memetik hasil maksimal dengan menundukkan PSBS Biak pada laga pekan ke-15.

Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Bali United tampil lebih dominan pada babak kedua dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-0 atas tim berjuluk Badai Pasifik.

Tambahan tiga poin ini memperpanjang tren positif Bali United sekaligus menjadi penanda kebangkitan setelah sempat mengalami kesulitan di awal musim. Hasil tersebut juga meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang laga tunda yang tak kalah penting.

Meski skor akhir cukup meyakinkan, pertandingan tidak sepenuhnya berjalan mudah. PSBS Biak mampu memberikan perlawanan ketat, terutama pada paruh pertama laga.

PSBS Biak Tampil Disiplin di Babak Pertama

Sejak awal pertandingan, PSBS Biak bermain dengan organisasi yang rapi dan disiplin. Strategi yang diterapkan caretaker pelatih Indra Ramdhani cukup efektif dalam menahan agresivitas Bali United.

Pada babak pertama, Serdadu Tridatu kesulitan mengembangkan permainan. PSBS Biak lebih dominan dalam penguasaan bola dan mampu menjaga jarak antarlini dengan baik, membuat Bali United sulit menciptakan peluang berbahaya. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.

Situasi tersebut memaksa Bali United melakukan penyesuaian strategi setelah jeda, yang kemudian menjadi titik balik jalannya laga.

Perubahan Strategi Berbuah Hasil

Memasuki babak kedua, Bali United tampil dengan intensitas dan tekanan yang lebih tinggi. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60 melalui gol Tim Receveur.

Gol itu menjadi gol pertama gelandang asal Belanda tersebut bersama Bali United musim ini, sekaligus membuka keunggulan bagi tuan rumah.

Keunggulan Bali United semakin lebar pada menit ke-82 lewat penyelesaian akhir Bojan Kopitovic. Menjelang laga usai, Thijmen Goppel melengkapi kemenangan Serdadu Tridatu dengan gol ketiga pada menit ke-89.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan, khususnya di babak pertama.

“Kami tidak bermain terlalu baik di awal. Mereka tampil sangat kompak,” ujar Jansen.

“Kami kesulitan menembus pertahanan lawan di babak pertama karena mereka lebih banyak menguasai bola,” lanjutnya.

Namun, perubahan pendekatan permainan setelah jeda menjadi pembeda.

“Kami senang bisa memenangkan pertandingan ini. Bahkan seharusnya kami bisa mencetak enam atau tujuh gol,” tambahnya.

Modal Berharga Menuju Laga Tunda

Kemenangan ini membawa Bali United naik ke posisi ketujuh klasemen sementara dengan raihan 20 poin. Hasil tersebut menjadi modal penting menjelang pertandingan tunda melawan Dewa United.

Kapten tim, Ricky Fajrin, menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras dan kepercayaan antar pemain di dalam tim.

“Alhamdulillah kami bisa menang. Semua pemain bekerja keras dan saling percaya. Itu yang menjadi kunci kemenangan hari ini,” ujar Ricky.

Dengan dua kemenangan beruntun, Bali United kini semakin optimistis untuk terus mendekati papan atas klasemen BRI Super League 2025/2026.

Mungkin Anda Menyukai