Timnas Indonesia Wajib Waspadai Kebangkitan Singapura di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia dipastikan menghadapi tantangan serius saat bersua Timnas Singapura di Grup A Piala AFF 2026. Pertemuan ini menjadi salah satu laga krusial pada fase awal turnamen regional Asia Tenggara tersebut.

Selain Indonesia dan Singapura, Grup A juga dihuni Vietnam, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste. Komposisi ini menjanjikan persaingan ketat sejak laga pembuka.

Bagi Singapura, Piala AFF 2026 bukan sekadar ajang regional. Turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia 2027. The Lions datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat pencapaian bersejarah di kualifikasi zona Asia.


Tradisi Kuat Singapura di Asia Tenggara

Singapura merupakan salah satu kekuatan tradisional di Piala AFF atau ASEAN Hyundai Cup. Mereka telah mengoleksi empat gelar juara dan dikenal memiliki mental kompetitif di level regional.

Meski sempat mengalami fase penurunan, grafik performa Singapura kini kembali menanjak. Hal itu ditandai dengan keberhasilan mereka menjuarai Grup C kualifikasi Piala Asia 2027 dengan raihan 11 poin.

Keberhasilan tersebut memastikan Singapura kembali tampil di putaran final Piala Asia setelah penantian panjang selama 41 tahun. Terakhir kali mereka berlaga di ajang tersebut adalah pada edisi 1984.

Capaian ini menjadi suntikan motivasi besar bagi Singapura jelang pertemuan dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.


Transformasi Tim dan Ancaman bagi Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Singapura, Gavin Lee, menyambut Piala AFF 2026 dengan antusiasme tinggi. Pelatih berusia 35 tahun itu menilai turnamen ini sebagai ajang pembelajaran penting dalam proses pengembangan tim.

“Piala AFF kali ini menghadirkan tantangan yang kuat dan menarik bagi kami. Ini adalah kesempatan untuk terus berkembang,” ujar Gavin Lee.

Dalam beberapa tahun terakhir, Singapura menjalani transformasi signifikan dengan mengurangi ketergantungan pada pemain naturalisasi. Keberhasilan lolos ke Piala Asia 2027 justru banyak ditopang oleh pemain hasil pembinaan lokal.

“Fokus utama kami adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin dan memastikan setiap pemain memasuki pertandingan dengan mental untuk menang,” tegasnya.

Di Piala AFF 2026, Singapura masih akan mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Hariss Harun dan Faris Ramli. Sementara itu, nama-nama seperti Shawal Anuar, Akram Azman, dan Izwan Mahbud tetap menjadi pilar penting tim.

Beberapa pemain naturalisasi seperti Jared Gallagher, Kyoga Nakamura, dan Ui-young Song juga masih masuk dalam rencana. Ikhsan Fandi serta Ilhan Fandi berpeluang memberi tambahan kualitas di lini serang.

Gavin Lee menilai kekuatan Singapura akan mencapai puncaknya pada Piala Asia 2027. Namun, duel melawan Indonesia dan Vietnam di Piala AFF 2026 diyakini menjadi tahapan krusial dalam proses tersebut.

“Turnamen ini adalah bagian penting dari persiapan kami menuju Piala Asia, sekaligus kesempatan menguji diri melawan lawan-lawan kuat,” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai