Timnas Indonesia tetap harus berbenah usai tampil di FIFA Series 2026. Ketua BTN PSSI, Sumardji, menegaskan bahwa hasil yang diraih belum cukup dan evaluasi menyeluruh masih sangat dibutuhkan.
Skuad Garuda mencatat kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, namun harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1 di partai final. Dari dua laga tersebut, terlihat adanya peningkatan performa, tetapi belum konsisten.
Menurut Sumardji, fokus utama saat ini adalah membangun chemistry antar pemain. Ia secara khusus menyoroti peran pelatih John Herdman dalam menyatukan tim secara bertahap.
“Peningkatan sudah terlihat, tapi tetap harus ada evaluasi. Terutama soal bagaimana membangun kekompakan tim secara bertahap,” ujar Sumardji.
Ia menegaskan bahwa perjalanan Timnas Indonesia masih panjang, terutama dengan target besar menembus Piala Dunia 2030. Untuk mencapai itu, dibutuhkan proses yang tidak instan, termasuk membangun hubungan kuat antara pelatih dan pemain.
Sumardji juga percaya, jika chemistry dan kepercayaan dalam tim terbentuk dengan baik, maka performa Timnas Indonesia akan meningkat signifikan di masa depan.
