Pelatih John Herdman akan menjalani laga perdananya bersama Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026. Turnamen ini bisa menjadi momentum ideal untuk menguji sejumlah wajah baru yang tampil impresif di BRI Super League 2025/2026.
Beberapa pemain lokal memang belum memiliki nama besar di level internasional. Namun, performa konsisten mereka di kompetisi domestik layak mendapat perhatian. Berikut empat nama yang bisa dipertimbangkan Herdman:
1. Teja Paku Alam
Kehadiran banyak kiper asing tak menggeser posisi Teja Paku Alam sebagai andalan Persib Bandung. Penjaga gawang berusia 31 tahun itu tampil luar biasa musim ini.
Dari 18 pertandingan, Teja mencatatkan 12 clean sheet—tertinggi di liga—serta hanya kebobolan delapan gol. Statistik tersebut menunjukkan konsistensi dan kematangannya di bawah mistar.
Menariknya, meski beberapa kali dipanggil, Teja belum pernah mencatatkan debut resmi bersama Timnas Indonesia. FIFA Series bisa menjadi momen yang tepat untuk memberinya kesempatan.
2. Eksel Runtukahu
Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, layak masuk radar. Di musim perdananya bersama Macan Kemayoran, ia langsung menunjukkan kontribusi penting di lini depan.
Striker berusia 27 tahun itu sudah mengoleksi empat gol dan dua assist dari 15 laga. Ia juga sempat menjadi pilihan utama pelatih Mauricio Souza.
Produktivitasnya sebagai striker lokal membuatnya pantas dipertimbangkan sebagai alternatif di lini serang Garuda.
3. Komang Teguh
Bek muda Komang Teguh Trisnanda tampil konsisten bersama Borneo FC Samarinda. Di usia 23 tahun, ia mampu bersaing di lini belakang dan mencatatkan 18 penampilan sebagai starter musim ini.
Komang sebenarnya memiliki pengalaman panjang di kelompok umur Timnas—mulai dari U-16 hingga U-23. Namun, ia belum pernah mencicipi debut di tim senior.
Dengan performa stabil dan jam terbang yang cukup, Komang bisa menjadi opsi segar di sektor pertahanan.
4. Yano Putra
Nama Yano Putra tengah naik daun bersama PSBS Biak. Gelandang berusia 22 tahun itu tampil reguler di tengah persaingan ketat dengan pemain asing.
Dari 18 penampilan musim ini, ia mencatatkan dua gol dan dua assist. Fleksibilitasnya menjadi nilai tambah karena mampu bermain sebagai gelandang bertahan, tengah, maupun menyerang.
Kemampuannya menjaga keseimbangan permainan bisa menjadi aset berharga bagi Herdman dalam meracik komposisi tim.
FIFA Series 2026 menjadi kesempatan emas bagi John Herdman untuk bereksperimen. Kombinasi pemain berpengalaman dan wajah baru yang tengah on fire di liga domestik bisa menjadi fondasi penting bagi masa depan Timnas Indonesia.
