Kelme Indonesia resmi meluncurkan jersey terbaru Timnas Indonesia dengan teknologi modern yang dirancang untuk mendukung performa pemain di lapangan. Seragam anyar Skuad Garuda tersebut diperkenalkan pada Kamis (12/3/2026) malam WIB di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Jersey ini tidak hanya menonjolkan identitas visual Timnas Indonesia, tetapi juga dilengkapi dengan teknologi performa yang dirancang untuk menunjang kebutuhan pemain saat bertanding.
Seragam baru tersebut hadir dalam dua varian utama, yakni Player Issue dan Replica Issue. Keduanya dirancang menggunakan material ringan yang mendukung gaya permainan cepat Timnas Indonesia.
Melalui kombinasi teknologi dan desain presisi, Kelme ingin menghadirkan jersey yang nyaman sekaligus fungsional. Seragam ini disiapkan untuk digunakan oleh Timnas sepak bola dan futsal Indonesia.
Teknologi K-TechFit dan DrySport+ untuk Performa Pemain
Pada versi Player Issue, Kelme menyematkan dua teknologi utama, yaitu K-TechFit dan DrySport+ Fabric. Kedua teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan serta performa pemain selama pertandingan.
K-TechFit berfungsi menjaga stabilitas struktur material saat pemain bergerak aktif di lapangan. Teknologi ini membantu jersey tetap pas di tubuh meskipun digunakan dalam intensitas permainan tinggi.
Sementara itu, DrySport+ Fabric dirancang untuk meningkatkan sirkulasi udara serta mempercepat penyerapan keringat. Material ini membantu menjaga tubuh pemain tetap kering dan nyaman sepanjang pertandingan.
Baik Player Issue maupun Replica Issue menggunakan kain jacquard dinamis yang ringan, breathable, dan cepat kering. Material tersebut dianggap cocok untuk menghadapi panas dan kelembapan tinggi di iklim tropis.
Desain Ergonomis dengan Produksi Berbasis Teknologi
Selain teknologi material, jersey terbaru Timnas Indonesia juga mengusung desain ergonomis modern. Pola konstruksinya dibuat menggunakan pendekatan desain 3D yang disesuaikan dengan data fisik pemain Timnas Indonesia.
Pendekatan ini menghasilkan potongan yang lebih presisi pada bagian bahu, torso, dan kaki. Dengan demikian, jersey mampu mengikuti pergerakan eksplosif pemain di lapangan secara lebih optimal.
Proses produksinya juga memanfaatkan sistem AI-powered manufacturing. Teknologi ini memungkinkan panel kain disusun lebih rapi, bebas kerutan, serta memiliki kualitas yang lebih konsisten.
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menyebut peluncuran jersey ini menjadi momen penting bagi perusahaan dalam mendukung perkembangan sepak bola dan futsal Indonesia.
“Peluncuran jersey Tim Nasional Indonesia ini menjadi momen penting bagi Kelme dalam memperkuat komitmen kami terhadap perkembangan sepak bola dan futsal Indonesia,” ujar Kevin.
“Jersey ini tidak hanya dirancang sebagai perlengkapan pertandingan, tetapi juga sebagai simbol identitas nasional yang merepresentasikan semangat Garuda di lapangan,” tambahnya. ⚽
