Tak Tergantikan! Rizky Ridho Jadi Satu-satunya Pemain Timnas Indonesia yang Tampil Penuh di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia telah menuntaskan kiprahnya di FIFA Series 2026. Turnamen ini menjadi awal era baru bersama pelatih John Herdman.

Skuad Garuda menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Indonesia membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas St. Kitts and Nevis.

Namun, langkah Indonesia harus terhenti di partai final. Bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026) malam WIB, mereka kalah tipis 0-1 dari Timnas Bulgaria.

Gol semata wayang dicetak Marin Petkov lewat titik penalti pada menit ke-37. Meski gagal juara, performa tim tetap menuai apresiasi.

Di balik hasil tersebut, satu nama tampil menonjol: Rizky Ridho. Bek muda ini menunjukkan konsistensi tinggi dan menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang.


Konsistensi Tinggi, Selalu Bermain Penuh

Rizky Ridho mencatatkan statistik impresif sepanjang turnamen. Ia menjadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang selalu bermain penuh dalam dua pertandingan.

Pada laga semifinal melawan St. Kitts and Nevis, Ridho tampil selama 90 menit dan menjadi pilar utama pertahanan.

Ketika Jay Idzes ditarik keluar, Ridho bahkan dipercaya mengambil peran lebih besar sebagai pemimpin di lini belakang.

Performa solid itu kembali ditunjukkan saat menghadapi Timnas Bulgaria di final. Ia kembali bermain penuh dan tampil disiplin sepanjang pertandingan.


Nyaris Jadi Penyelamat

Pada laga final, Rizky Ridho hampir menjadi pahlawan bagi timnya. Ia mendapatkan peluang emas pada menit ke-84.

Sayangnya, sepakan kerasnya hanya membentur mistar gawang dan gagal berbuah gol.

Di sisi lain, terdapat kontras dalam komposisi skuad. Dua pemain, yakni Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi, tidak mendapatkan kesempatan bermain sama sekali sepanjang turnamen.

Meski begitu, kontribusi Rizky Ridho menjadi salah satu sorotan positif bagi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.

Mungkin Anda Menyukai