Tak Gentar Tekanan! John Herdman Antusias Hadapi Ekspektasi Besar di Timnas Indonesia

Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi tekanan besar untuk membawa Skuad Garuda menembus Piala Dunia. Sebaliknya, ia menyebut ekspektasi tinggi tersebut justru menjadi sumber energi dan motivasi dalam perjalanannya bersama Timnas Indonesia.

Seperti diketahui, Herdman resmi ditunjuk PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, menggantikan Patrick Kluivert. Pelatih asal Inggris yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia itu kini mengemban misi besar di Tanah Air.

PSSI telah menetapkan sejumlah target ambisius untuk Herdman. Salah satu tujuan jangka panjangnya adalah memimpin Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.

Meski sadar akan besarnya tekanan dan ekspektasi publik, Herdman menegaskan hal tersebut tidak menjadi beban. Ia justru melihatnya sebagai dorongan untuk membawa Skuad Garuda meraih prestasi yang lebih tinggi.

Tekanan Adalah Sebuah Anugerah

Dalam konferensi pers terbarunya, Herdman menyebut tekanan sebagai bagian tak terpisahkan dari sepak bola, terutama saat memimpin tim nasional.

Menurutnya, tekanan bukan sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sebuah anugerah yang mampu mendorong performa tim ke level terbaik.

“Tekanan adalah sebuah privilese. Ketika Anda memimpin tim ini, Anda memanggul impian besar sebuah negara. Tekanan bisa menjadi kutukan, tetapi juga bisa menjadi anugerah. Bagi saya, ini adalah anugerah,” ujar pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Momen yang Akan Sangat Istimewa

Herdman menyadari bahwa membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia bukanlah perkara mudah. Banyak rintangan dan tantangan yang harus dilalui sepanjang proses tersebut.

Namun, ia yakin bahwa ketika Indonesia akhirnya tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya, seluruh perjuangan dan pengorbanan akan terbayar lunas.

“Saya selalu menikmati setiap momen perjalanan ini. Ketika tim ini lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia, itu akan menjadi momen yang benar-benar luar biasa,” kata Herdman.

Ia juga menegaskan pentingnya peran suporter dalam perjalanan tersebut. “Kami akan mendengarkan para fans dan menggunakan energi mereka sebagai kekuatan kami,” tambahnya.

Bukan Proses Instan

Lebih lanjut, Herdman mengingatkan publik bahwa kesuksesan di level tertinggi tidak bisa diraih secara instan. Ia mencontohkan perjalanan panjang Kanada sebelum akhirnya tampil di Piala Dunia.

“Lolos ke Piala Dunia tidak terjadi dalam semalam. Kanada membutuhkan 36 tahun untuk bisa kembali ke sana. Indonesia sudah mengambil langkah besar, dan kami siap mengambil langkah berikutnya,” jelasnya.

Menurut Herdman, tekanan dan komitmen adalah bagian dari proses pembentukan tim menuju kesuksesan besar. “Inilah alasan saya datang ke sini: untuk membantu mewujudkan momen bersejarah bagi negara ini,” tegasnya.

Tugas Pertama John Herdman

Sebelum menatap target besar Piala Dunia, Herdman memiliki tugas jangka pendek yang harus diwujudkan bersama Timnas Indonesia.

PSSI menargetkan pelatih asal Inggris tersebut untuk membawa Skuad Garuda menjuarai Piala AFF 2026, turnamen yang hingga kini belum pernah berhasil dimenangkan oleh Timnas Indonesia.

Mungkin Anda Menyukai