Stamford Bridge Tak Lagi Menakutkan, Maresca Terkejut Chelsea Sering Kehilangan Keunggulan

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, dibuat pusing dengan performa timnya yang kerap kehilangan keunggulan saat bermain di kandang sendiri, Stamford Bridge. Fenomena ini membuat markas kebesaran The Blues yang biasanya menakutkan, kini terasa tak lagi angker bagi lawan-lawannya.

Musim ini, Chelsea telah kehilangan total 11 poin di Liga Inggris 2025-2026 meski sempat memimpin dalam pertandingan. Catatan ini menempatkan mereka di posisi teratas dalam daftar klub yang paling banyak kehilangan poin saat unggul, di atas Brighton dan Newcastle United yang masing-masing kehilangan 7 poin, serta West Ham United yang kehilangan 6 poin.

Ketidakmampuan menjaga keunggulan ini tidak hanya merugikan dari sisi poin, tetapi juga memberi tekanan psikologis pada pemain dan pelatih. Stamford Bridge, yang biasanya menjadi benteng kokoh bagi Chelsea, kini sering menyaksikan tim tamu berhasil comeback. Bahkan, klub asal London Barat ini sudah kalah tiga kali di kandang sendiri saat sempat memimpin lebih dulu.

Enzo Maresca mengakui kesulitan menahan emosi melihat situasi ini dan sedang mencari cara untuk memperbaiki mental bertanding anak asuhnya. Analisis internal klub menunjukkan bahwa faktor konsentrasi, rotasi pemain, dan strategi pertahanan menjadi titik krusial yang harus diperbaiki jika Chelsea ingin kembali menjadikan Stamford Bridge sebagai benteng yang sulit ditembus.

Bagi para penggemar, situasi ini menjadi sinyal peringatan bahwa Chelsea perlu segera menata ulang strategi di kandang agar bisa kembali bersaing di papan atas Liga Inggris. Tantangan bagi Maresca kini bukan hanya soal memenangkan pertandingan, tetapi juga memastikan timnya mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.

Mungkin Anda Menyukai