Skotlandia Tumbang Tipis dari Jepang, Alarm Serius Jelang Piala Dunia

Skotlandia harus mengawali persiapan menuju Piala Dunia dengan hasil kurang memuaskan setelah kalah tipis 0-1 dari Jepang dalam laga uji coba internasional. Bermain di Hampden Park, tim asuhan Steve Clarke kebobolan di menit-menit akhir melalui gol Junya Ito yang menjadi penentu kemenangan tim tamu.

Ini menjadi laga pertama Skotlandia sejak kemenangan bersejarah atas Denmark pada November lalu, yang memastikan mereka kembali ke panggung Piala Dunia setelah 28 tahun absen. Namun, performa kali ini belum mampu menyamai euforia tersebut.

Pertandingan berlangsung cukup seimbang sejak awal. Skotlandia langsung mengancam lewat Scott McTominay yang menyambut umpan John McGinn, tetapi upayanya digagalkan oleh kiper Jepang, Zion Suzuki, dengan penyelamatan gemilang yang membentur tiang.

Jepang perlahan mengambil alih kendali permainan. Beberapa peluang berbahaya tercipta, termasuk tembakan Ao Tanaka yang membentur mistar gawang. Meski demikian, kedua tim gagal mencetak gol hingga memasuki menit-menit akhir.

Gol yang ditunggu akhirnya hadir pada menit ke-84. Junya Ito memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan Skotlandia sebelum melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dihentikan oleh Angus Gunn.

Di babak kedua, Skotlandia sebenarnya tampil lebih agresif. McTominay kembali mengancam melalui sundulan dan tendangan bebas, sementara kapten Andy Robertson juga nyaris mencetak gol lewat aksi individu. Namun, penyelesaian akhir menjadi masalah utama.

Laga ini juga dimanfaatkan Clarke untuk melakukan rotasi pemain. Beberapa nama seperti Nathan Patterson kembali dari cedera, sementara Tommy Conway dan debutan muda Findlay Curtis mendapat kesempatan tampil.

Meski menunjukkan organisasi permainan yang cukup solid, lini depan Skotlandia masih belum tajam. Baik Lyndon Dykes maupun George Hirst belum mampu meyakinkan sebagai ujung tombak utama.

Di sisi lain, Jepang kembali menunjukkan konsistensi sebagai salah satu tim terbaik Asia. Tim asuhan Hajime Moriyasu kini hanya menelan sedikit kekalahan dalam beberapa tahun terakhir, menegaskan kualitas mereka di level internasional.

Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Skotlandia. Jika ingin bersaing di Piala Dunia, mereka harus segera memperbaiki efektivitas serangan dan memaksimalkan peluang yang ada.

Selanjutnya, Skotlandia akan menghadapi ujian berat melawan Pantai Gading, sementara Jepang dijadwalkan bertemu Inggris. Laga tersebut akan menjadi kesempatan penting bagi kedua tim untuk terus mematangkan persiapan mereka.

Steve Clarke mengakui ada banyak pelajaran dari pertandingan ini. Ia menilai timnya sudah bertahan dengan baik, tetapi tetap menyayangkan gol yang tercipta di akhir laga.

Dengan waktu yang semakin sempit menuju Piala Dunia, Skotlandia dituntut untuk segera menemukan solusi—terutama dalam hal ketajaman lini depan—jika ingin melangkah lebih jauh di turnamen nanti.

Mungkin Anda Menyukai