Singkirkan Italia, Generasi Muda Bosnia dan Herzegovina Ukir Sejarah ke Piala Dunia 2026

Bosnia dan Herzegovina akhirnya mengakhiri penantian panjang dengan memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Mereka menyingkirkan Italia lewat drama adu penalti dengan skor 4-1, usai bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Bermain di Stadion Bilino Polje, Zenica, Bosnia sempat tertinggal lebih dulu akibat gol cepat Moise Kean pada menit ke-15. Kesalahan kiper Nikola Vasilj menjadi awal petaka.

Namun momentum berubah setelah bek Italia, Alessandro Bastoni, diganjar kartu merah. Unggul jumlah pemain, Bosnia mulai mendominasi.

Gol penyama akhirnya datang lewat Haris Tabakovic di menit akhir, memanfaatkan bola muntah dari sundulan Edin Dzeko yang ditepis Gianluigi Donnarumma.


Mental Baja Pemain Muda

Masuk ke babak adu penalti, pelatih Sergej Barbarez mengambil keputusan berani dengan mempercayakan eksekutor kepada pemain muda.

Hasilnya sempurna—semua penendang Bosnia sukses menjalankan tugas, sementara dua algojo Italia, Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal.

Nama Kerim Alajbegovic kembali jadi sorotan. Pemain 18 tahun itu tampil dingin saat menaklukkan Donnarumma dari titik putih.


Sejarah Baru Bosnia

Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah bagi Bosnia. Setelah terakhir tampil di Piala Dunia 2014, mereka kini kembali ke panggung dunia.

Lebih manis lagi, kemenangan ini menghapus trauma panjang Bosnia di babak play-off. Generasi muda kini menjadi simbol kebangkitan baru sepak bola Bosnia.

Bosnia pun dipastikan bergabung di Grup B bersama Kanada, Qatar, dan Swiss.

Dengan mental baja dan keberanian pemain mudanya, Bosnia siap jadi kuda hitam di Piala Dunia 2026.

Mungkin Anda Menyukai