Sihar Sitorus Soroti Kinerja PSSI dan Penunjukan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Mantan pengurus PSSI, Sihar Sitorus, kembali angkat bicara mengenai perkembangan sepak bola nasional di bawah kepemimpinan Erick Thohir. Ia juga memberikan pandangannya terkait penunjukan John Herdman sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia.

Nama Sihar Sitorus cukup dikenal di dunia sepak bola Tanah Air. Selain pernah menjadi anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, ia juga tercatat sebagai pendiri sejumlah klub seperti Medan United, Medan Chiefs, Pro Duta FC, dan Nusaina FC.

Meski sudah tidak lagi aktif dalam kepengurusan, Sihar mengaku terus mengikuti perkembangan sepak bola nasional, termasuk target ambisius PSSI untuk lolos ke Piala Dunia 2030.

“Saya melihat sekarang ada keberanian mencanangkan target lolos Piala Dunia. Itu patut diapresiasi. Ketika targetnya tinggi, energi dan fokus akan mengarah ke sana. Mungkin ada perbedaan cara, tapi ini langkah maju,” ujar Sihar melalui kanal YouTube Nusantara TV.

Ia juga menilai perkembangan terkini cukup menarik, terutama dengan semakin banyaknya pemain naturalisasi dan diaspora yang meramaikan kompetisi domestik.


Harap Program Berjalan Berkelanjutan

Sihar menekankan pentingnya kesinambungan program agar tidak terhenti di tengah jalan.

“Tinggal bagaimana menjaga kontinuitasnya. Supaya kualitas yang sudah diharapkan ini tetap terjaga. Pada akhirnya yang dinilai adalah kualitas dan ekspektasi publik,” katanya.

Terkait penunjukan Herdman sebagai pengganti Patrick Kluivert, Sihar mengajak semua pihak memberi dukungan.

“Kalau melihat latar belakangnya dari Inggris, kemudian Kanada, lalu ke sini, minimal yang bisa kita berikan adalah dukungan,” tegasnya.


Libatkan Staf Lokal Dinilai Positif

Sihar juga menilai keputusan Herdman menggandeng pelatih lokal seperti Nova Arianto serta analis data dari Persija Jakarta sebagai langkah tepat.

Menurutnya, pendekatan tersebut menunjukkan pentingnya memahami kultur sepak bola Indonesia sekaligus menjaga kesinambungan program sebelumnya.

“Mengajak Nova itu sinyal positif. Culture itu penting. Nova sudah punya pengalaman dengan pemain-pemain kita dan pernah bekerja dengan STY. Ada kontinuitas di situ,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Herdman sebagai pelatih dengan latar belakang Eropa dan Kanada tentu menaruh perhatian besar pada analisis data untuk menentukan program latihan dan evaluasi performa pemain.

Sihar berharap kombinasi pengalaman internasional dan sentuhan lokal dapat membawa Timnas Indonesia berkembang lebih konsisten ke depan.

Mungkin Anda Menyukai