Timnas Indonesia akan menghadapi tiga negara pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27–30 Maret 2026. Ketiga lawan tersebut adalah Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, dan Timnas Saint Kitts and Nevis.
Menarik untuk menantikan bagaimana kiprah pelatih anyar, John Herdman, dalam debutnya bersama Skuad Garuda. Ia datang menggantikan Patrick Kluivert yang diberhentikan usai kegagalan membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Kini, PSSI menaruh harapan besar di pundak Herdman. Jika mampu mempersembahkan gelar di FIFA Series, kepercayaan publik tentu akan meningkat. Target berikutnya pun sudah menanti, termasuk Piala AFF pada Juli mendatang.
Meski berstatus tuan rumah, tantangan yang dihadapi tak bisa dianggap ringan. Bulgaria, khususnya, menjadi lawan dengan reputasi dan pengalaman yang patut diwaspadai.
Komposisi Tim Tak Banyak Berubah
Dari sisi materi pemain, komposisi tim diperkirakan tak mengalami banyak perubahan. Sejumlah pemain naturalisasi yang merumput di Eropa masih menjadi andalan di starting XI, seperti Calvin Verdonk, Kevin Diks, Emil Audero, Maarten Paes, serta Jay Idzes.
Untuk jabatan kapten, nama Jay Idzes disebut tetap menjadi pilihan utama.
Tetap Percaya Jay Idzes
Keyakinan itu diungkapkan pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, melalui kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan.
Menurut Ropan, Herdman sudah memutuskan tetap mempercayakan ban kapten kepada Jay Idzes untuk FIFA Series yang menjadi agenda terdekat timnas.
Herdman bahkan disebut telah mengunjungi markas US Sassuolo dan bertemu langsung dengan pelatih Fabio Grosso. Dalam kunjungan tersebut, ia berdiskusi dengan Jay Idzes dan Grosso guna mendapatkan masukan demi kepentingan tim nasional.
Ropan menilai, keputusan mempertahankan Jay sebagai kapten bukan tanpa alasan. Bek andalan itu sudah memimpin tim sejak era Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert.
Dasar Kepercayaan yang Kuat
Meski ada nama lain seperti Asnawi Mangkualam yang pernah menjabat kapten, Herdman tetap menjatuhkan pilihan kepada Jay. Untuk posisi wakil kapten, beberapa nama seperti Thom Haye dan Maarten Paes dinilai bisa mengemban tanggung jawab tersebut.
Performa impresif Jay bersama Sassuolo di kompetisi Serie A musim ini menjadi salah satu dasar kepercayaan itu. Teranyar, ia tampil solid saat Sassuolo meraih kemenangan atas Udinese pada pekan ke-25.
Jay kembali dipercaya tampil oleh Fabio Grosso dalam skema empat bek sejajar dan berkontribusi mengamankan tiga poin penting bagi timnya.
Dengan konsistensi performa di level klub serta pengalaman memimpin di tim nasional, Jay Idzes tampaknya masih menjadi figur sentral di ruang ganti Skuad Garuda — siapa pun pelatihnya.
