Chelsea harus menelan kekecewaan pahit saat menjamu Leeds United pada pekan ke-26 Liga Inggris 2025-2026. Bermain di Stamford Bridge, The Blues gagal mengamankan kemenangan meski sempat berada di posisi yang sangat menguntungkan.
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya usai laga. Ia menilai timnya kehilangan fokus dan kontrol permainan, padahal sudah unggul dua gol lebih dulu atas Leeds United.
Chelsea tampil meyakinkan di awal pertandingan. Dukungan publik Stamford Bridge seakan memberi dorongan ekstra bagi tuan rumah untuk tampil agresif sejak menit pertama. Tekanan demi tekanan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil, dengan dua gol yang tercipta di babak pertama dan membuat The Blues berada di atas angin.
Namun, keunggulan tersebut tak mampu dipertahankan. Memasuki paruh kedua laga, intensitas permainan Chelsea menurun. Leeds United memanfaatkan celah tersebut untuk bangkit dan perlahan mengambil alih momentum. Serangan balik cepat serta keberanian dalam duel-duel lini tengah membuat tim tamu mampu memperkecil ketertinggalan.
Situasi semakin rumit ketika Leeds berhasil menyamakan kedudukan. Gol tersebut menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan. Chelsea tampak kehilangan ketenangan, sementara Leeds justru semakin percaya diri dalam menekan pertahanan tuan rumah.
Dalam konferensi pers usai laga, Rosenior menyebut hasil tersebut sebagai pelajaran berharga. Ia menegaskan bahwa timnya tidak boleh lengah ketika sudah berada dalam posisi unggul. Menurutnya, menjaga konsistensi dan kedisiplinan sepanjang 90 menit menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Rosenior juga menyoroti aspek mental para pemainnya. Ia merasa tim kurang menunjukkan karakter kuat saat menghadapi tekanan balik dari lawan. Padahal, sebagai tim besar yang bermain di kandang sendiri, Chelsea seharusnya mampu mengontrol tempo dan mengunci pertandingan lebih cepat.
Hasil imbang ini membuat langkah Chelsea di papan klasemen terhambat. Di tengah persaingan ketat menuju zona Eropa, kehilangan dua poin di kandang sendiri tentu menjadi kerugian besar. Sementara itu, Leeds United pulang dengan rasa percaya diri tinggi setelah berhasil mencuri poin penting dari markas lawan.
Kini, Chelsea dituntut segera bangkit. Rosenior berharap para pemainnya bisa menjadikan kegagalan mempertahankan keunggulan ini sebagai motivasi untuk tampil lebih matang dan konsisten pada laga-laga berikutnya.
