Robert Lewandowski Siap Gantung Sepatu, Barcelona Hadapi Fase Akhir Sang Mesin Gol

Robert Lewandowski masih menjadi tumpuan Barcelona di lini depan, meski usianya telah menginjak 37 tahun. Gol terbarunya ke gawang Espanyol pada akhir pekan lalu kembali menegaskan bahwa naluri gol sang striker belum memudar.

Namun di balik ketajaman tersebut, masa depan Lewandowski di Camp Nou mulai dipenuhi tanda tanya. Kontraknya bersama Barcelona kini hanya tersisa enam bulan, sementara hingga saat ini belum ada indikasi perpanjangan dari pihak klub.

Barcelona disebut terbuka untuk melepas Lewandowski pada akhir musim. Situasi ini menempatkan sang penyerang pada persimpangan besar: melanjutkan karier di klub lain atau menutup perjalanan panjangnya di sepak bola profesional.

Di tengah ketidakpastian itu, Lewandowski akhirnya angkat bicara mengenai fase akhir kariernya. Ia mengakui telah mempersiapkan diri untuk kehidupan setelah sepak bola.

Lewandowski Tak Lagi Takut Menutup Karier

Isu pensiun bukan lagi hal sensitif bagi Robert Lewandowski. Striker asal Polandia tersebut menegaskan bahwa ia kini jauh lebih siap menghadapi kemungkinan gantung sepatu.

Baginya, sepak bola memang telah menjadi bagian penting dalam hidup. Namun seiring bertambahnya usia, Lewandowski menyadari bahwa identitas dan makna hidupnya tak lagi sepenuhnya bergantung pada lapangan hijau.

Kesadaran itu membuatnya lebih tenang dalam menyikapi sisa karier yang ia miliki. Ia bahkan mengaku tidak merasa tertekan dengan ketidakpastian masa depan.

“Saya tidak takut untuk mengakhiri karier saya karena saya mulai mempersiapkannya, mempersiapkan hal-hal yang dapat saya lakukan setelah sepak bola. Saya tahu sepak bola adalah bagian yang sangat penting dalam hidup saya, tetapi sepak bola bukanlah seluruh hidup saya, terutama sekarang,” ujar Lewandowski dalam siniar High Performance, dikutip dari Football Espana.

“Saya tidak tahu berapa lama lagi saya akan bermain—satu, dua, tiga, mungkin empat tahun. Tapi saya tidak merasa tertekan. Jika suatu hari saya mendengarkan tubuh saya dan merasa ada sesuatu yang berubah, maka saya akan siap untuk menyelesaikan perjalanan ini.”

Datang ke Barcelona dengan Peran Lebih dari Sekadar Pencetak Gol

Lewandowski juga mengungkap alasan di balik keputusannya bergabung dengan Barcelona pada 2022. Ia menyadari klub sedang berada dalam masa transisi, dengan banyak pemain muda yang membutuhkan figur panutan.

Perbedaan budaya kerja antara Bayern Munchen dan Barcelona menjadi tantangan tersendiri baginya. Di Camp Nou, Lewandowski melihat perlunya sosok berpengalaman yang mampu menanamkan mentalitas juara.

Menurutnya, Barcelona tidak hanya menginginkan kontribusi gol, tetapi juga kepemimpinan dan etos kerja yang konsisten untuk membentuk generasi baru.

“Di Bayern, mentalitasnya berbeda karena kami memiliki pemain yang lebih berpengalaman dan tangguh. Ketika saya datang ke Barcelona, saya melihat banyak pemain muda yang perlu menjadi lebih tangguh,” jelasnya.

“Klub mengatakan bahwa mereka membutuhkan seseorang seperti saya, yang bisa menunjukkan bahwa berada di puncak bukan soal satu atau dua minggu, melainkan tentang apa yang Anda lakukan setiap hari—di gym, dalam latihan, dan dalam kehidupan profesional. Namun pada saat yang sama, saya juga belajar banyak dari mereka tentang empati dan pendekatan berbeda terhadap sepak bola.”

Mungkin Anda Menyukai