Real Madrid tak pernah kehabisan cerita di Liga Champions. Dengan status sebagai raja Eropa berkat 15 gelar juara, setiap langkah Los Blancos selalu berada di bawah sorotan.
Di sisi lain, Manchester City hadir sebagai simbol kekuatan modern. Di bawah kendali Pep Guardiola, City menjelma menjadi raksasa baru Eropa dengan identitas permainan yang kuat.
Pertemuan kedua tim kini terasa semakin rutin. Hampir di setiap musim, Real Madrid dan Manchester City saling menghadang jalan menuju trofi.
Musim 2025/2026 pun menghadirkan bab terbaru. Undian babak 16 Besar kembali mempertemukan dua ambisi besar yang sulit dipisahkan.
Sejarah Panjang yang Kian Seimbang
Real Madrid dan Manchester City akan kembali berhadapan di fase gugur Liga Champions. Ini bukan lagi pertemuan kebetulan, melainkan pola yang terus berulang.
Kedua tim sudah saling berjumpa pada fase liga musim ini. Manchester City menang 2-1 di Santiago Bernabeu lewat gol Nico O’Reilly dan Erling Haaland.
Secara keseluruhan, catatan pertemuan mereka terbilang seimbang. Masing-masing mencatat lima kemenangan, sementara lima laga lainnya berakhir imbang.
Keseimbangan inilah yang membuat rivalitas ini terasa istimewa. Tak ada dominasi mutlak—hanya adu kualitas di level tertinggi Eropa.
Drama Gugur yang Membentuk Rivalitas
Dalam beberapa musim terakhir, duel Madrid kontra City selalu diwarnai drama. Hasilnya pun silih berganti, membentuk kisah panjang penuh emosi.
Musim lalu, Real Madrid menyingkirkan City dengan agregat 6-3 di babak play-off fase gugur. Setahun sebelumnya, mereka lolos lewat adu penalti di perempat final musim 2023/2024.
Namun City juga memiliki momen besar. Pada semifinal 2022/2023, mereka menang telak dengan agregat 5-1.
Ironisnya, kemenangan itu datang setahun setelah City disingkirkan Madrid dengan agregat 6-5 di fase yang sama. Luka dan balas dendam terus bergantian, mempertegas intensitas rivalitas ini.
Final Dini yang Sulit Dihindari
Bagi Manchester City, laga ini terasa seperti partai final. Pandangan tersebut bahkan datang langsung dari internal klub.
“Ini pertandingan besar bagi kedua tim. Kami sudah pernah bertemu di fase liga, jadi laga ini akan sangat menarik untuk disaksikan,” ujar Direktur Sepak Bola Manchester City, Hugo Viana.
“Rasanya seperti final. Kami senang bisa kembali ke tahap ini,” lanjutnya.
Meski demikian, ia tetap menegaskan pentingnya fokus bertahap. “Masih terlalu dini membicarakan final. Kami harus melangkah satu pertandingan demi satu pertandingan. Dan sekarang, kami menghadapi ujian pembuka yang sangat berat.”
