Jakarta – Real Madrid memastikan langkah ke partai puncak Supercopa de Espana 2025/2026 setelah menundukkan rival sekota, Atletico Madrid, dengan skor 2-1. Laga sarat tensi tersebut digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB.
Madrid langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak awal pertandingan. Gol cepat Federico Valverde membuka keunggulan Los Blancos dan membuat Atletico harus bermain di bawah tekanan. Meski tim asuhan Diego Simeone mencoba merespons, keunggulan Madrid tetap bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Rodrygo Goes sukses menggandakan keunggulan Real Madrid. Atletico sempat memberi perlawanan lewat gol Alexander Sørloth, namun upaya tersebut belum cukup untuk membendung langkah Madrid ke final. Hasil ini sekaligus memastikan laga klasik kontra Barcelona pada partai penentuan gelar.
Selain menyajikan permainan berkualitas, pertandingan juga diwarnai emosi tinggi dan sejumlah momen yang menyita perhatian publik.
Gol Spektakuler dan Selebrasi Emosional Valverde
Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Valverde mencetak gol pembuka lewat sepakan jarak jauh yang keras dan akurat. Bola meluncur deras ke arah sudut gawang tanpa mampu dihentikan oleh kiper Atletico, Jan Oblak.
Gol tersebut berawal dari situasi bola mati setelah Jude Bellingham dijatuhkan. Meski terlihat tidak berbahaya, Valverde membaca peluang dengan baik dan mengeksekusinya secara brilian.
Keunggulan cepat ini membuat Madrid tampil semakin percaya diri. Selepas mencetak gol, Valverde mengekspresikan emosinya dengan selebrasi unik di tepi lapangan. Gelandang asal Uruguay itu terlihat memukul kepalanya sendiri, luapan perasaan yang mencerminkan betapa spesialnya gol tersebut baginya.
Ketegangan Vinicius dan Simeone
Atmosfer panas juga terjadi di sisi lapangan. Vinicius Junior terlibat adu argumen dengan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, yang berlangsung cukup lama.
Situasi memuncak pada menit ke-81 ketika keduanya saling beradu kata dengan nada tinggi. Wasit akhirnya turun tangan dan mengganjar kartu kuning kepada Vinicius maupun Simeone untuk meredam ketegangan.
Gesekan ini diduga sudah bermula sejak babak pertama. Tayangan televisi memperlihatkan Simeone melontarkan komentar provokatif ke arah Vinicius, yang kemudian memicu reaksi dari pemain Real Madrid tersebut.
Insiden itu menambah bumbu panas dalam duel derby Madrid, sekaligus menegaskan rivalitas yang selalu sarat emosi setiap kali kedua tim bertemu.
