Real Madrid kembali menunjukkan dominasinya di La Liga setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Elche pada laga yang berlangsung di Santiago Bernabéu, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini membuat Los Blancos terus memberikan tekanan kepada Barcelona di puncak klasemen. Tambahan tiga poin membuat Madrid kini hanya terpaut satu angka dari rival abadinya tersebut.
Performa Real Madrid musim ini juga terbilang sangat konsisten. Mereka kini mencatatkan 20 pertandingan La Liga tanpa kehilangan poin setiap kali berhasil mencetak gol pembuka.
Sementara itu, Elche semakin terpuruk di papan bawah klasemen setelah gagal meraih kemenangan dalam 11 pertandingan liga terakhir.
Babak Pertama
Real Madrid tampil penuh percaya diri sejak awal laga, terlebih setelah sebelumnya berhasil mengalahkan Manchester City 3-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Dominasi tuan rumah langsung terlihat di babak pertama. Elche bahkan hanya mampu melepaskan satu tembakan yang tidak mengarah ke gawang.
Peluang pertama Madrid datang dari tembakan jarak jauh Aurélien Tchouaméni yang masih melebar. Antonio Rudiger juga sempat mengancam lewat sundulan, tetapi bola belum menemui sasaran.
Gol pembuka akhirnya tercipta melalui Antonio Rudiger. Bek asal Jerman tersebut mencetak gol lewat tendangan voli keras memanfaatkan bola muntah dari situasi bola mati.
Menjelang turun minum, Real Madrid berhasil menggandakan keunggulan. Federico Valverde mencetak gol indah setelah menerima umpan silang Fran García dan melepaskan tembakan melengkung ke pojok atas gawang.
Keunggulan 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir, sekaligus memperpanjang rekor dominasi Real Madrid atas Elche yang sudah berlangsung selama 48 tahun tanpa kekalahan.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pelatih Alvaro Arbeloa melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga kebugaran tim jelang leg kedua melawan Manchester City di Liga Champions.
Meski melakukan rotasi, Real Madrid tetap tampil efektif. Gol ketiga tercipta lewat sundulan bek muda Dean Huijsen setelah menerima umpan silang dari Daniel Yanez yang baru berusia 18 tahun.
Menjelang akhir pertandingan, Madrid hampir menambah gol melalui serangan balik cepat yang dipimpin Gonzalo García. Namun upaya tersebut masih mampu digagalkan kiper Elche, Matías Dituro.
Elche sempat memperkecil ketertinggalan setelah Manuel Ángel mencetak gol bunuh diri saat mencoba menghalau bola di depan gawangnya sendiri.
Namun Real Madrid akhirnya memastikan kemenangan dengan gol spektakuler dari Arda Güler. Pemain asal Turki itu memanfaatkan kesalahan Dituro dan mencetak gol lob jarak jauh yang menutup pertandingan dengan skor 4-1.
