Inter Milan mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Lecce pada laga tunda pekan ke-16 Serie A, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Gol semata wayang Francesco Pio Esposito memastikan Nerazzurri meraih tiga poin krusial.
Sejak menit awal, Inter tampil dominan dalam penguasaan bola, namun kesulitan membongkar pertahanan rapat Lecce. Minimnya ruang membuat peluang bersih jarang tercipta, sehingga babak pertama berjalan ketat dan penuh kehati-hatian.
Lecce menunjukkan disiplin tinggi sepanjang laga. Organisasi pertahanan mereka kerap membuat Inter frustrasi dan kehilangan ketajaman di sepertiga akhir. Penampilan solid kiper Lecce dengan sejumlah penyelamatan penting membuat skor tetap imbang hingga jeda.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-78. Masuk sebagai pemain pengganti, Esposito langsung memberi dampak instan dengan mencetak gol kemenangan. Inter sukses mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir, menjaga asa dalam perburuan gelar Serie A.
Kiper dan Bek
Yann Sommer (6,5)
Sommer menjalani laga relatif tenang dengan ancaman terbatas ke gawangnya. Satu penyelamatan penting ia lakukan dengan aman, sementara distribusinya cukup solid dengan akurasi 83%.
Francesco Acerbi (7,5)
Acerbi tampil dominan di jantung pertahanan. Ia memenangkan seluruh duel, mencatat tujuh clearance krusial, serta menunjukkan ketenangan lewat akurasi umpan mencapai 98%.
Manuel Akanji (7)
Akanji bermain solid mendampingi Acerbi. Tiga blok tembakan penting dan permainan rapi saat menguasai bola membuat lini belakang Inter tetap terjaga.
Alessandro Bastoni (8)
Bastoni tampil komplet. Selain kokoh bertahan, ia aktif membantu serangan dengan menciptakan empat peluang dan mengirim sepuluh umpan silang, ditambah enam clearance defensif.
Gelandang
Piotr Zieliński (8,5)
Zieliński menjadi motor kreativitas Inter. Visi bermain dan kualitas teknisnya mampu membuka pertahanan Lecce, menciptakan tiga peluang termasuk satu peluang emas.
Henrikh Mkhitaryan (7)
Mkhitaryan bekerja tanpa lelah di lini tengah. Enam tembakan dan enam perebutan bola menunjukkan kontribusinya, meski efektivitas penyelesaian masih kurang.
Nicolò Barella (6,5)
Barella tampil cukup stabil namun tidak menonjol. Ia berperan sebagai penghubung permainan sebelum ditarik keluar pada babak kedua.
Carlos Augusto (7,5)
Carlos Augusto tampil energik di sisi sayap. Ia memenangkan 14 dari 20 duel dan terus memberi tekanan, memberikan keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Andy Diouf (6)
Diouf sempat menunjukkan potensi, tetapi kesulitan mengontrol tempo permainan. Ia digantikan sebelum menit ke-60.
Penyerang
Marcus Thuram (6)
Thuram beberapa kali berada di posisi menjanjikan dan melepaskan empat tembakan, namun penyelesaian akhirnya belum maksimal. Ia juga menerima kartu kuning akibat simulasi.
Ange-Yoan Bonny (6,5)
Bonny tampil cepat dan agresif saat masuk. Ia sempat memenangkan penalti yang kemudian dibatalkan VAR, serta terus memberi ancaman meski tanpa gol.
Pemain Pengganti
Davide Frattesi (6,5) – Memberikan energi tambahan di lini tengah.
Francesco Pio Esposito (8) – Penentu kemenangan dengan gol krusial.
Lautaro Martínez (7) – Menambah variasi serangan dan merepotkan pertahanan Lecce.
Petar Šučić (-) – Bermain terlalu singkat untuk dinilai.
