Timnas Indonesia kembali bersua Vietnam pada ajang Piala AFF 2026. Sejak hasil undian fase grup diumumkan, duel ini langsung menjadi sorotan utama. Kedua tim tergabung di Grup A dan diprediksi menjadi penentu peta persaingan menuju semifinal.
Pertemuan Indonesia dan Vietnam diyakini akan sangat menentukan. Dengan kualitas kedua tim yang relatif berimbang, margin kesalahan dipastikan amat tipis dan setiap detail bisa menjadi pembeda.
Skuad Garuda sejatinya memiliki keuntungan penting. Laga kontra Vietnam akan digelar di kandang sendiri, dengan dukungan penuh suporter yang berpotensi menjadi energi tambahan.
Namun, Vietnam datang membawa modal kepercayaan diri tinggi. Mereka berstatus juara bertahan Piala AFF, ditambah satu faktor krusial yang tak bisa diabaikan: sosok Kim Sang-sik di pinggir lapangan.
Rekor Sempurna Kim Sang-sik atas Indonesia
Kim Sang-sik memiliki catatan impresif saat menghadapi Indonesia. Dari dua pertemuan di berbagai level, pelatih asal Korea Selatan itu selalu membawa Vietnam meraih kemenangan—tanpa sekalipun hasil imbang.
Pertemuan pertama terjadi di Piala AFF 2024. Bermain di Stadion Viet Tri, Vietnam menang tipis 1-0. Gol tunggal Nguyen Quang Hai pada menit ke-77 menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat.
Dalam pertandingan tersebut, Kim Sang-sik sukses meredam permainan Indonesia. Vietnam tampil disiplin dan efektif, memanfaatkan momen krusial untuk mengamankan kemenangan.
Perlu dicatat, Indonesia kala itu menurunkan mayoritas pemain U-23 di bawah arahan Shin Tae-yong. Meski demikian, hasil akhir tetap berpihak pada Vietnam.
Final Piala AFF U-23 dan Ujian Mental Garuda
Pertemuan kedua terjadi di final Piala AFF U-23 2025 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tekanan publik sepenuhnya mengarah kepada Vietnam, namun Kim Sang-sik kembali menunjukkan ketenangan dan kematangan taktik.
Vietnam keluar sebagai juara setelah menang 1-0. Gol penentu dicetak Nguyen Cong Phuong pada menit ke-37.
Pada laga tersebut, Indonesia sudah tidak lagi ditangani Shin Tae-yong. Posisi pelatih diisi Gerald Vanenburg. Meski ada perubahan di bangku cadangan, hasil akhir tetap sama: Vietnam keluar sebagai pemenang.
Dua kemenangan beruntun ini menjadi catatan penting jelang Piala AFF 2026. Indonesia memang memiliki keuntungan bermain di kandang, tetapi Vietnam datang dengan keunggulan psikologis.
Duel nanti bukan sekadar adu kualitas pemain, melainkan juga upaya memutus rekor dan menepis bayang-bayang Kim Sang-sik yang masih membekas di benak Garuda.
