Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengaku sangat puas dengan keberhasilan timnya mengamankan tiga poin pada laga penutup putaran pertama BRI Super League 2025/2026. Laskar Sambernyawa meraih kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Semen Padang.
Dalam pertandingan pekan ke-17 yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (11/1/2026) sore WIB, Persis Solo sukses mencuri kemenangan dengan skor tipis 3-2.
Milomir Seslija mengakui timnya tidak mengawali pertandingan dengan baik. Sejumlah kesalahan mendasar bahkan membuat Persis harus menerima dua hukuman penalti dari wasit.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada kedua tim yang bermain dalam kondisi cuaca yang panas. Kita semua menyaksikan pertandingan yang sangat menarik dengan lima gol dan dua penalti,” ujar Milo dalam konferensi pers usai laga.
“Namun di awal pertandingan kami tidak bermain sesuai rencana. Para pemain gagal menjalankan taktik dengan baik, banyak hal tidak berjalan lancar, dan kami bahkan memberikan dua penalti kepada lawan,” lanjutnya.
Momen Kebangkitan
Pelatih berusia 61 tahun itu menilai gol yang dicetak Zanadin Fariz pada menit ke-45+7 menjadi titik balik penting bagi Persis. Ia juga memberikan pujian khusus kepada gelandang muda tersebut yang dinilainya memiliki masa depan cerah.
“Meski sempat tertinggal 0-1, kami mampu mencetak gol yang sangat bagus melalui Zanadin. Dia adalah pemain masa depan kami yang punya potensi besar. Saya senang kerja kerasnya terbayar pada pertandingan ini,” ungkapnya.
Milo juga menyoroti peningkatan kombinasi permainan Laskar Sambernyawa. Aspek tersebut menjadi fokus utama tim pelatih selama sesi latihan jelang pertandingan.
“Kami mulai menunjukkan kombinasi permainan yang lebih baik. Apa yang kami latih akhirnya bisa menghasilkan gol karena kami memahami kelemahan Semen Padang,” jelasnya.
“Di babak kedua, saya mengatakan kepada para pemain bahwa kami akan memenangkan pertandingan ini. Saya merasa keberuntungan akan berpihak kepada kami,” tambah Seslija.
Pulihkan Kepercayaan Diri
Meski demikian, pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu menegaskan kemenangan ini belum sepenuhnya mengamankan Persis dari ancaman degradasi. Namun, ia yakin hasil positif ini akan berdampak besar pada mental tim.
“Tiga poin ini memang tidak langsung menyelamatkan kami dari degradasi. Tetapi hasil ini sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain,” ujarnya.
“Kami mulai membangun kembali rasa percaya antarpemain. Pergantian pemain juga berjalan dengan tepat. Untuk pertama kalinya, pemain yang masuk dari bangku cadangan mampu memberi energi baru dan berkontribusi langsung lewat dua gol tambahan,” pungkasnya.
