Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengungkapkan kekecewaannya usai timnya menelan kekalahan dari Persik Kediri pada laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/2026. Menurutnya, hasil negatif tersebut lebih disebabkan oleh kesalahan sendiri ketimbang keunggulan lawan.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (27/12/2025), Persis harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-2. Seslija menilai Laskar Sambernyawa sebenarnya mengawali laga dengan cukup baik.
Persis mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya di awal pertandingan, namun gagal memanfaatkannya. Situasi berubah ketika tim tamu melakukan kesalahan di lini belakang, yang berujung dua gol Persik pada babak pertama melalui penalti Ezra Walian pada menit ke-19 dan gol Jose Rodriguez jelang turun minum.
“Kami memulai laga dengan baik pada 20 menit pertama dan menciptakan dua peluang bagus. Namun kemudian ada kesalahan di lini belakang,” ujar Milomir Seslija seusai laga.
“Wasit memberikan penalti, dan bagi saya itu murni ketidakberuntungan. Setelah itu kami kembali kebobolan karena kesalahan sendiri. Kami tidak bermain cukup rapat,” lanjutnya.
Kurang Percaya Diri di Babak Kedua
Pelatih yang akrab disapa Milo itu menilai tanda-tanda kebangkitan Persis sebenarnya terlihat pada babak kedua. Secara taktik, timnya mampu mengontrol permainan, tetapi eksekusi di lapangan dinilai belum maksimal.
“Meski kebobolan dua gol, para pemain berusaha bangkit. Di babak kedua kami bisa mengontrol pertandingan secara taktik,” kata Milo.
“Namun kualitas passing dan umpan silang masih kurang. Itu memengaruhi kepercayaan diri pemain. Mereka harus lebih berani menembak dan mencoba,” tambahnya.
Gol Terlambat dan Evaluasi Besar
Persis baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-90+2 melalui sundulan Xandro Schenk. Milo menilai gol tersebut datang terlalu terlambat untuk mengubah hasil pertandingan.
“Kami mencetak gol, tetapi sudah terlambat. Jika gol itu datang lebih awal, kami punya peluang menang. Karena sejujurnya, mereka tidak lebih baik dari kami,” tegasnya.
Ia kembali menekankan bahwa kesalahan individu menjadi faktor utama kekalahan timnya. Milo berjanji akan segera melakukan evaluasi menyeluruh.
“Setiap kali kami melakukan kesalahan, itu langsung menghukum kami. Saya harus bekerja sangat keras untuk memperbaiki tim ini agar kami bisa meraih poin,” ucap pelatih asal Bosnia-Herzegovina tersebut.
Wajib Segera Bangkit
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Persis Solo di BRI Super League 2025/2026. Laskar Sambernyawa kini telah menjalani 14 pertandingan tanpa satu pun kemenangan.
Gelandang Persis, Sutanto Tan, memilih berbicara singkat usai laga. Ia menegaskan tim harus segera keluar dari situasi sulit tersebut.
“Tidak ada komentar. Kami kalah hari ini. Ke depan harus menang. Itu saja,” ujar Sutanto Tan.
