Manajemen Persik Kediri kembali menjadi sorotan jelang bursa transfer kedua BRI Super League 2025/2026. Klub berjuluk Macan Putih ini memilih bersikap hati-hati dan belum memberikan banyak informasi terkait masa depan beberapa pemainnya yang dipinjamkan demi mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Hingga kini, Persik telah meminjamkan tiga pemain pada paruh musim. Namun, hanya satu nama yang diumumkan secara resmi, yakni Lucas Gama, yang dipinjamkan ke PSS Sleman. Dua pemain lainnya, Yusuf Meilana dan Hugo Samir, masih menjadi misteri, memunculkan beragam spekulasi di kalangan penggemar sepak bola nasional.
Kedua pemain ini dinilai masih memiliki potensi besar, sehingga publik menantikan ke mana mereka akan berlabuh agar bisa mendapatkan jam terbang yang cukup untuk pengembangan karier mereka.
Yusuf Meilana Dikaitkan dengan Bali United
Nama Yusuf Meilana menjadi salah satu yang paling ramai diperbincangkan. Bek kiri lokal asal Kediri itu disebut-sebut akan dipinjamkan ke salah satu klub BRI Super League, dengan rumor paling kuat mengarah ke Bali United.
Jika benar bergabung, kepindahan ini akan menjadi kesempatan bagi Yusuf untuk tampil reguler dan meningkatkan kualitas permainan di kompetisi papan atas, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari kedua klub.
Masa Depan Hugo Samir Masih Misterius
Berbeda dengan Yusuf, masa depan Hugo Samir justru lebih samar. Belum jelas apakah putra pelatih Jacksen Tiago ini akan tetap bermain di BRI Super League atau turun kasta ke Championship.
Manajer Persik, M. Syahid Nur Ichsan, hanya memberikan pernyataan normatif:
“Hugo punya potensi besar yang masih bisa ditingkatkan. Kami mendoakan yang terbaik untuknya di klub barunya dan berharap ia dapat menunjukkan kualitas terbaiknya.”
Dengan usia yang masih muda, Hugo memiliki nilai strategis. Ia masih memenuhi regulasi pemain U-22 ILeague, sehingga berpotensi tampil sebagai starter minimal 45 menit setiap pertandingan.
Minimnya Kesempatan Bermain Jadi Alasan Peminjaman
Keputusan meminjamkan Hugo tidak lepas dari minimnya kesempatan bermain musim ini. Dari 17 pertandingan Persik, Hugo hanya tampil sekali selama 45 menit saat kalah 1-3 dari Dewa United. Lima kali ia hanya duduk di bangku cadangan, dan 11 pertandingan lainnya bahkan tidak masuk daftar susunan pemain.
Kondisi ini kontras dengan musim lalu, ketika Hugo masih mendapat kepercayaan penuh dengan 20 penampilan dan total 651 menit bermain.
Dengan status pinjaman, diharapkan Hugo bisa kembali menemukan ritme permainan dan kepercayaan diri, sehingga investasi jangka panjang Persik pada pemain muda ini tidak sia-sia.
