Persib Diminta Tetap Waspada, Pengamat Nilai Persaingan Empat Besar BRI Super League Makin Ketat

Persib Bandung diingatkan untuk tidak terlena meski menutup paruh musim BRI Super League 2025/2026 sebagai pemuncak klasemen. Persaingan papan atas dinilai masih sangat terbuka dan berpotensi semakin sengit.

Maung Bandung berhasil merebut posisi teratas setelah meraih kemenangan penting 1-0 atas Persija Jakarta dalam laga pekan ke-17 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026). Gol cepat Beckham Putra Nugraha pada menit kelima menjadi penentu kemenangan di laga bertajuk El Clasico Indonesia tersebut.

Hasil itu membawa Persib mengoleksi 38 poin dari 17 pertandingan, unggul tipis satu angka atas Borneo FC yang berada di peringkat kedua.

Persaingan Masih Panjang

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, menilai posisi Persib di puncak klasemen belum sepenuhnya aman. Ia menegaskan persaingan di empat besar akan semakin ketat pada putaran kedua.

“Dengan 38 poin, Persib memang memimpin klasemen. Mereka mencatat 12 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Namun, selisih poinnya masih sangat tipis,” ujar Ronny Pangemanan melalui kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan.

Ropan juga menyoroti rekor kandang Persib yang impresif. Sepanjang paruh musim, Persib belum tersentuh kekalahan saat bermain di GBLA, menjadikan stadion tersebut sebagai tempat yang menakutkan bagi tim tamu.

“Persib sangat kuat di kandang. Mereka belum terkalahkan di GBLA dan itu jadi modal besar,” tambahnya.

Terbantu Hasil Borneo FC

Keberhasilan Persib memimpin klasemen juga tak lepas dari hasil kurang maksimal yang diraih Borneo FC. Tim Pesut Etam secara mengejutkan kalah 0-2 dari Persita Tangerang di laga lain.

“Hasil Persib ini juga terbantu oleh kekalahan Borneo. Kalau Borneo menang atau imbang, situasinya tentu berbeda,” kata Ropan.

Kunci Ada di Konsistensi

Meski berada di posisi ideal, Persib tetap dituntut menjaga konsistensi jika ingin mengamankan gelar juara di akhir musim. Ropan menegaskan bahwa kesalahan kecil di putaran kedua bisa berdampak besar dalam perebutan gelar.

“Persaingan empat besar masih sangat ketat. Selisih satu poin saja bisa menentukan. Persib tidak boleh puas dengan hasil paruh musim. Mereka harus konsisten karena tugas yang lebih berat menanti di putaran berikutnya,” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai