Perkuat Lini Pertahanan, Persijap Resmi Datangkan Bek Spanyol Jebolan Atletico Madrid

Persijap Jepara kembali menambah kekuatan jelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Kali ini, Laskar Kalinyamat mendatangkan pemain asing untuk memperkokoh sektor pertahanan yang selama ini menjadi sorotan.

Bek asal Spanyol, José Luis Espinosa Arroyo, resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Persijap. Pemain yang akrab disapa Tiri tersebut sebelumnya memperkuat klub Liga Super India, Mumbai City.

Kehadiran Tiri diumumkan secara resmi melalui kanal media sosial Persijap Jepara pada Selasa (6/1/2026) malam WIB. Manajemen berharap bek berpengalaman itu mampu memperbaiki rapor merah lini belakang Laskar Kalinyamat.

“Wall of Defense is here! José Luis Espinosa Arroyo. Memiliki pengalaman bermain di Mumbai City, Marbella FC, hingga Atlético Madrileño,” tulis Persijap dalam keterangan unggahannya.

Rekam Jejak Tiri

Tiri mengawali karier profesionalnya di Spanyol bersama Cádiz CF. Sebagian besar waktunya dihabiskan bersama tim cadangan, dengan hanya dua penampilan bersama tim utama.

Pada 2012, pemain kelahiran 14 Juli 1991 itu bergabung dengan Atletico Madrid. Namun, ia hanya tampil untuk Atletico Madrid B yang berkompetisi di Segunda División B, kasta ketiga Liga Spanyol.

Petualangannya berlanjut ke India pada 2015 bersama ATK. Sempat kembali ke Spanyol membela Marbella FC pada 2017, Tiri kemudian memutuskan melanjutkan kariernya di Liga Super India.

Ia tercatat pernah memperkuat Jamshedpur FC (2017–2020), ATK Mohun Bagan (2020–2023), dan terakhir Mumbai City, serta turut merasakan gelar juara Indian Super League musim 2023/2024.

Fokus Perbaiki Pertahanan Persijap

Tiri menjadi pemain anyar ketiga yang direkrut Persijap Jepara menjelang dibukanya bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 pada Januari ini.

Sebelumnya, Persijap telah lebih dulu mendatangkan dua pemain asing lainnya, yakni Borja Herrera (Spanyol) dan Aly Ndom (Prancis). Borja Herrera juga tercatat memiliki pengalaman bermain di Liga Super India.

Kehadiran bek berusia 34 tahun itu diharapkan mampu membenahi lini pertahanan Persijap yang masih rapuh. Hingga pekan ke-16, Laskar Kalinyamat telah kebobolan 30 gol, menjadikannya salah satu pertahanan terburuk di liga.

Persijap hanya lebih baik dibandingkan PSBS Biak yang kebobolan 38 gol dan Persis Solo dengan 36 gol. Catatan inilah yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Divaldo Alves menyongsong putaran kedua kompetisi.

Mungkin Anda Menyukai