Theo Walcott memberi peringatan kepada talenta muda Arsenal, Max Dowman, agar tidak terburu-buru menerima panggilan Timnas Inggris untuk Piala Dunia FIFA 2026.
Ia khawatir, tekanan besar di usia muda justru bisa menghambat perkembangan sang pemain.
Belajar dari Masa Lalu
Walcott berkaca dari pengalamannya sendiri saat dipanggil ke Piala Dunia FIFA 2006 oleh Sven-Göran Eriksson di usia 17 tahun.
Menurutnya, sorotan besar dan ekspektasi tinggi saat itu justru membuat proses perkembangannya tidak berjalan ideal.
“Kalau bisa kembali, saya akan menolak,” ungkap Walcott.
Sorotan Tuchel & Risiko Besar
Pelatih Thomas Tuchel disebut tertarik membawa Dowman sebagai “senjata rahasia”. Namun, Walcott menilai langkah itu terlalu berisiko bagi pemain berusia 16 tahun.
Ia menegaskan bahwa perkembangan mental sama pentingnya dengan kemampuan di lapangan.
Biarkan Tumbuh Secara Alami
Walcott menekankan bahwa Dowman harus berkembang sesuai ritmenya sendiri, tanpa dipaksa oleh ekspektasi publik.
Apalagi, Inggris saat ini sudah memiliki banyak opsi di lini sayap seperti Bukayo Saka dan Anthony Gordon.
Peran Arsenal Jadi Kunci
Di bawah arahan Mikel Arteta, Dowman dinilai berada di lingkungan yang tepat untuk berkembang.
Dukungan dari klub dan pemain senior membuatnya bisa fokus meningkatkan kualitas tanpa tekanan berlebihan.
