Performa Jules Kounde Menurun, FC Barcelona Mulai Khawatir

Barcelona mulai dilanda kekhawatiran terkait performa bek andalan mereka, Jules Kounde, sepanjang musim 2025/2026. Pemain asal Prancis tersebut dinilai belum mampu menjaga konsistensi seperti yang ia tunjukkan pada musim sebelumnya, saat menjadi salah satu pilar utama lini pertahanan.

Kekhawatiran ini mencuat setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions. Hasil tersebut tak hanya dipengaruhi faktor eksternal seperti keputusan wasit, tetapi juga performa individu sejumlah pemain yang dinilai di bawah standar—termasuk Kounde.

Di kompetisi domestik, Barcelona sebenarnya masih berada di jalur positif. Mereka memimpin klasemen La Liga dengan keunggulan tujuh poin atas rival utama, Real Madrid. Namun, tekanan tetap tinggi mengingat ambisi besar klub di kancah Eropa kini mulai terancam.

Laporan media Spanyol, Mundo Deportivo, menyebut bahwa evaluasi internal tim pelatih mengarah pada penurunan performa beberapa pemain. Nama Kounde menjadi salah satu yang paling disorot dalam laporan tersebut.


Performa Kounde Jadi Sorotan

Menurut laporan tersebut, Barcelona menilai Kounde belum tampil di level terbaiknya musim ini. Penurunan performa yang cukup signifikan membuat staf pelatih memberikan perhatian khusus terhadap kontribusinya di lini belakang.

Padahal, pada musim lalu Kounde tampil impresif dan nyaris tak tergantikan. Ia bahkan mencetak gol penting di final Copa del Rey saat menghadapi Real Madrid—momen yang mempertegas perannya sebagai pemain kunci.

Performa apik itu pula yang membuat Barcelona memberinya kontrak baru pada Agustus lalu. Selain itu, minat dari klub besar seperti Manchester City turut menjadi alasan manajemen bergerak cepat mengamankan jasanya.


Dampak Cedera dan Inkonsistensi

Memasuki musim ini, grafik performa Kounde terlihat menurun. Salah satu faktor utama adalah masalah cedera yang beberapa kali mengganggu kebugarannya.

Dalam laga kontra Atletico Madrid, Kounde sempat kalah duel penting—termasuk saat menghadapi Matteo Ruggeri—yang berujung pada terbukanya ruang bagi lawan untuk mengirim umpan berbahaya ke kotak penalti.

Meski begitu, perlu dicatat bahwa pertandingan tersebut merupakan laga pertamanya setelah absen lebih dari satu bulan akibat cedera hamstring. Kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih jelas memengaruhi performanya di lapangan.


Masa Depan Mulai Dipertanyakan

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar terkait masa depan Kounde di Barcelona. Manajemen klub mulai mempertimbangkan berbagai kemungkinan, termasuk evaluasi jangka panjang terhadap peran sang pemain.

Sejumlah laporan di Spanyol bahkan menyebut bahwa peluang hengkang pada bursa transfer musim panas bisa saja terbuka, tergantung pada perkembangan performanya hingga akhir musim.

Meski demikian, Barcelona masih berharap Kounde mampu bangkit dan kembali ke performa terbaiknya. Namun, jika tak ada peningkatan signifikan, bukan tidak mungkin klub akan mengambil keputusan besar dalam waktu dekat.

Mungkin Anda Menyukai