Elkan Baggott menandai comeback impresif bersama Timnas Indonesia saat menghadapi St. Kitts and Nevis pada ajang FIFA Series 2026. Tampil selama 65 menit, bek jangkung ini menunjukkan performa solid dalam kemenangan telak 4-0.
Empat gol Indonesia dicetak oleh Beckham Putra (dua gol), serta masing-masing satu gol dari Ole Romeny dan Mauro Zijlstra. Namun, kokohnya lini belakang juga menjadi faktor penting di balik hasil meyakinkan tersebut.
Comeback Menjanjikan di Jantung Pertahanan
Tampil sebagai starter, Elkan Baggott langsung dipercaya mengisi lini belakang dalam skema tiga bek bersama Rizky Ridho dan Jay Idzes.
Sejak menit awal, ia tampil tenang dan percaya diri. Penempatan posisi yang disiplin serta beberapa intersep penting membuat serangan lawan kerap terhenti sebelum berkembang.
Meski sempat melakukan satu kesalahan kecil dalam membaca arah bola di babak pertama, hal itu tidak berujung fatal dan menjadi satu-satunya noda dari penampilan solidnya.
Dominasi udara juga menjadi keunggulan Baggott. Dengan postur tinggi, ia efektif mengamankan bola-bola atas, baik dalam situasi terbuka maupun bola mati.
Ditarik Keluar, Tugas Sudah Tuntas
Performa konsisten Baggott berlanjut hingga pertengahan babak kedua sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-65. Pergantian ini kemungkinan bagian dari manajemen kebugaran, mengingat ia baru kembali setelah absen cukup lama.
Selama berada di lapangan, lini pertahanan Indonesia tampil disiplin dan nyaris tanpa ancaman berarti dari St. Kitts and Nevis.
Kehadiran Baggott memberi dimensi tambahan, terutama dalam duel fisik dan situasi satu lawan satu. Penampilan ini menjadi sinyal positif bagi Timnas Indonesia ke depan.
Comeback solid ini menunjukkan bahwa Elkan Baggott masih layak menjadi pilar utama di lini belakang Garuda, asalkan mampu menjaga konsistensinya.
