Timnas Indonesia mempersiapkan diri menghadapi FIFA Series 2026 dengan memanggil lima penjaga gawang. Pelatih John Herdman kini memiliki banyak opsi untuk mengawal gawang di laga yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Indonesia dijadwalkan tampil pada 27 dan 30 Maret 2026. Persaingan di posisi kiper menjadi salah satu yang paling menarik karena kualitas kelima nama terbilang merata.
Kelima kiper tersebut adalah Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Ernando Ari, dan Cahya Supriadi. Masing-masing membawa statistik dan pengalaman berbeda dari level klub.
Persaingan dari Eropa hingga Liga Lokal
Emil Audero menjadi kiper dengan pengalaman paling tinggi di Eropa. Bersama Cremonese, ia mencatat 28 penampilan, 37 kebobolan, dan delapan clean sheet.
Di Serie A, Audero juga mencatat 103 penyelamatan dengan rating 6,91 per laga, menunjukkan konsistensinya menghadapi tekanan di liga top.
Sementara itu, Maarten Paes menjadi opsi menarik setelah bergabung dengan Ajax. Dari empat pertandingan, ia mencatat dua clean sheet dengan 13 penyelamatan dan rating 7,18.
Namun, jumlah laga yang masih terbatas bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan utama.
Kiper Lokal Tampil Kompetitif
Nadeo Argawinata tampil solid bersama Borneo FC dengan 25 laga, 25 kebobolan, dan delapan clean sheet.
Ia juga mencatat 92 penyelamatan, menjadikannya salah satu kiper dengan jumlah saves terbanyak di liga musim ini.
Ernando Ari tak kalah impresif bersama Persebaya Surabaya. Dalam 23 pertandingan, ia mencatat 27 kebobolan, tujuh clean sheet, dan 82 penyelamatan.
Sementara itu, Cahya Supriadi juga menunjukkan performa konsisten bersama PSIM Yogyakarta dengan 23 penampilan, 30 kebobolan, delapan clean sheet, dan 75 penyelamatan.
