Krisis Bek City Terjawab
Manchester City akhirnya menemukan jawaban atas krisis lini belakang yang menghantui mereka sepanjang musim ini. Klub raksasa Premier League tersebut resmi memperkenalkan Marc Guéhi sebagai rekrutan anyar, sebuah langkah yang langsung disambut senyum lega dari sang manajer, Pep Guardiola.
Guéhi diperkenalkan secara resmi di Etihad Stadium dengan latar tribun biru khas City, menandai dimulainya babak baru dalam karier bek timnas Inggris tersebut. Didatangkan dari Crystal Palace, Guéhi diikat kontrak jangka panjang yang menegaskan betapa seriusnya City menjadikannya bagian penting dari proyek masa depan klub.
Kedatangan bek berusia 25 tahun ini terasa sangat krusial. Manchester City tengah dilanda badai cedera di sektor pertahanan, dengan nama-nama penting seperti Ruben Dias dan Josko Gvardiol harus menepi. Kondisi tersebut membuat Guardiola kerap melakukan rotasi darurat dan memainkan pemain di luar posisi natural mereka.
Bek Ideal Versi Guardiola
Guéhi hadir membawa reputasi sebagai salah satu bek tengah terbaik Inggris saat ini. Kepemimpinannya di Crystal Palace, ditambah pengalamannya di Premier League dan Timnas Inggris, menjadi alasan utama City bergerak cepat mengamankan jasanya. Ia dikenal memiliki kemampuan membaca permainan yang baik, duel satu lawan satu yang kuat, serta ketenangan saat menguasai bola—atribut yang sangat cocok dengan filosofi permainan Guardiola.
Dalam pernyataannya, Guardiola tak menyembunyikan rasa puas atas transfer ini. Ia memuji manajemen klub yang bergerak cepat dan efektif di bursa transfer. Menurutnya, Guéhi adalah sosok bek modern yang mampu beradaptasi dengan gaya bermain City yang menuntut distribusi bola dari lini belakang.
Meski demikian, Guéhi belum bisa langsung tampil di Liga Champions karena regulasi pendaftaran pemain fase grup. Ia harus menepi saat City menghadapi Bodo/Glimt, namun kehadirannya tetap memberi suntikan moral besar bagi skuad The Citizens yang tengah berjuang di berbagai kompetisi.
Guéhi Pikul Harapan Besar City
Bagi Guéhi sendiri, kepindahan ini menjadi lompatan besar dalam kariernya. Bermain di bawah arahan Pep Guardiola dan bersaing di level tertinggi Eropa adalah tantangan sekaligus kesempatan emas untuk berkembang. Ia diharapkan segera menjadi pilar baru di jantung pertahanan City dan membantu klub tetap bersaing dalam perebutan gelar domestik maupun Eropa.
Dengan senyum Guardiola dan ekspektasi besar dari para pendukung, Marc Guéhi kini memikul harapan baru. Di tengah krisis lini belakang Manchester City, namanya dipercaya menjadi solusi—dan mungkin, kepingan penting menuju kesuksesan berikutnya di era dominasi The Citizens.
