Penunjukan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia Dinilai Langkah Berani

PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026). Pelatih berusia 50 tahun itu mengisi kursi pelatih skuad Garuda yang sebelumnya kosong sejak Oktober 2025.

Tantangan baru kini menanti Herdman bersama Timnas Indonesia. Dengan pengalaman panjang di level internasional, khususnya keberhasilannya mengangkat prestasi sepak bola Kanada, publik berharap sentuhan sang pelatih asal Inggris dapat membawa dampak positif bagi skuad Garuda.

Pengumuman penunjukan John Herdman langsung menyita perhatian luas, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Sejumlah media regional turut menyoroti langkah PSSI tersebut dan menilainya sebagai keputusan yang berani.

Salah satunya datang dari ASEAN Football, yang menyampaikan kekaguman terhadap pilihan Indonesia. Menurut mereka, hanya sedikit negara di Asia Tenggara yang berani menunjuk pelatih dengan rekam jejak Piala Dunia yang begitu mentereng.

“ASEAN Football menyebut penunjukan ini sebagai langkah berani bagi sepak bola Indonesia, seraya menekankan bahwa Herdman merupakan satu-satunya pelatih di dunia yang pernah membawa tim nasional putra dan putri dari negara yang sama lolos ke Piala Dunia,” tulis media Vietnam, The Thao 247.

“Bagi banyak negara sepak bola Asia Tenggara, pencapaian semacam ini dianggap belum pernah terjadi sebelumnya,” lanjut laporan tersebut.

Jejak Prestasi John Herdman

Media tersebut juga mengulas rekam jejak impresif John Herdman selama menangani tim nasional Kanada. Di bawah kepemimpinannya, sepak bola Kanada mencatatkan sejumlah tonggak sejarah penting.

Herdman sukses membawa tim nasional wanita Kanada tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011, serta mempersembahkan dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.

Prestasinya bersama tim nasional pria Kanada tak kalah mencolok. Ia mengantarkan Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian selama 36 tahun, sekaligus mendongkrak peringkat FIFA mereka secara signifikan dari posisi ke-77 ke peringkat ke-33 dunia.

Capaian tersebut dinilai media Asia Tenggara sebagai fondasi kuat yang menempatkan Herdman di jajaran pelatih paling bergengsi saat ini. ASEAN Football bahkan menyebut kepemimpinannya sebagai transformasi menyeluruh sepak bola Kanada.

Bidik Prestasi Lebih Tinggi

Sejumlah media olahraga Asia Tenggara menilai penunjukan Herdman sebagai sinyal jelas ambisi Timnas Indonesia untuk bangkit pascakegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Indonesia dinilai ingin terus berkembang dan meningkatkan kualitasnya sebagai kekuatan sepak bola yang diperhitungkan di Asia.

ASEAN Football menyebut keputusan ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi sekadar membidik prestasi regional Asia Tenggara, tetapi juga ingin bersaing di level Asia dan dunia.

Pada 2026, John Herdman dijadwalkan memimpin Timnas Indonesia dalam agenda padat, mulai dari FIFA Series, FIFA Matchday, hingga Piala AFF.

“Bagi media Asia Tenggara, kisah ini bukan hanya tentang Indonesia, melainkan juga pertanda bahwa persaingan untuk memajukan sepak bola regional kini memasuki fase baru yang lebih intens dan ambisius,” tutup laporan The Thao 247.


Mungkin Anda Menyukai