Pemenang dan Pecundang Derbi Manchester: Senyum Carrick dan Mainoo, Wajah Muram Haaland dan Guardiola

Manchester United membuka era kedua Michael Carrick dengan hasil hampir sempurna. Setan Merah menaklukkan Manchester City 2-0 pada laga pekan ke-22 Premier League di Old Trafford, Minggu (17/1) malam WIB.

Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih dalam atmosfer Derbi Manchester yang sarat gengsi. United tampil agresif sejak menit awal dengan intensitas tinggi, tempo cepat, serta keberanian menekan lawan di berbagai lini.

Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu menjadi pembeda dalam laga ini. Gol keduanya memastikan dominasi permainan United berujung hasil maksimal di Theatre of Dreams.

Sebaliknya, kekalahan ini memperkecil peluang Manchester City dalam perburuan gelar juara. Tekanan terhadap pasukan Pep Guardiola pun semakin besar setelah malam yang penuh kekecewaan.

Berikut pemenang dan pecundang dari Derbi Manchester yang dimenangkan Manchester United dengan skor 2-0:


Pemenang – Kobbie Mainoo

Kobbie Mainoo membuktikan kualitasnya di panggung besar. Penampilan ini sekaligus menjawab keraguan yang sempat mengiringinya sepanjang paruh pertama musim.

Menjalani starter pertamanya di Premier League musim ini, Mainoo tampil matang. Ia tenang saat menguasai bola dan disiplin menjaga posisi.

Mainoo juga memenangi banyak duel penting di lini tengah. Perannya krusial dalam menjaga keseimbangan permainan United.


Pecundang – Erling Haaland

Erling Haaland benar-benar terisolasi sepanjang pertandingan. Ia nyaris tak mendapat ruang untuk bergerak bebas.

Striker asal Norwegia itu hanya mencatat 14 sentuhan bola, sebagian besar terjadi jauh dari area berbahaya.

Penjagaan ketat Lisandro Martinez dan Harry Maguire membuat Haaland frustrasi hingga akhirnya ditarik keluar pada menit ke-80.


Pemenang – Bryan Mbeumo

Bryan Mbeumo kembali menunjukkan ketajamannya. Golnya menjadi pemecah kebuntuan yang krusial bagi United.

Ia mencatatkan gol kedelapannya di Premier League musim ini. Pergerakannya konsisten merepotkan lini pertahanan City.

Mbeumo sejatinya berpeluang menambah gol. Namun satu gol tersebut sudah cukup untuk mengubah jalannya pertandingan.


Pecundang – Nathan Aké

Nathan Aké menjalani malam yang berat. Ia kesulitan meredam agresivitas pemain sayap United.

Amad Diallo beberapa kali melewatinya dengan relatif mudah. Aké tampak kewalahan dalam duel satu lawan satu.

Perpindahannya ke posisi bek tengah tak banyak membantu. Lini belakang City tetap terlihat rapuh.


Pemenang – Patrick Dorgu

Patrick Dorgu kembali tampil impresif. Ia bukan hanya solid dalam bertahan, tetapi juga menentukan dalam menyerang.

Golnya pada menit ke-76 memastikan kemenangan United. Penyelesaian akhirnya menunjukkan insting ofensif yang tajam.

Performa ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai starter. Kontribusinya konsisten di kedua fase permainan.


Pecundang – Bernardo Silva

Bernardo Silva berusaha mengontrol tempo permainan. Namun pengaruhnya sangat terbatas.

Ia kerap kalah dalam duel fisik, sementara ruang antar lini yang biasa ia manfaatkan tertutup rapat.

Peluang emasnya di babak pertama terbuang. Malam itu bukan milik Bernardo Silva.


Pemenang – Lisandro Martinez

Lisandro Martinez tampil luar biasa di lini belakang United. Ia memenangi hampir seluruh duel krusial.

Sebelum laga, performanya sempat diragukan. Namun Martinez menjawab kritik dengan penampilan solid.

Ia menjadi tembok utama yang meredam serangan City. Clean sheet ini tak lepas dari perannya.


Pecundang – Phil Foden

Phil Foden kesulitan menemukan ritme permainan. Ruang untuk berkreasi sangat terbatas.

United disiplin menutup jalur pergerakannya, membuat Foden jarang menerima bola di area berbahaya.

Guardiola menariknya lebih awal, keputusan yang mencerminkan minimnya dampak Foden dalam laga ini.


Pemenang – Michael Carrick

Michael Carrick menjalani debut yang nyaris sempurna sebagai pelatih kepala. Strateginya berjalan sesuai rencana.

United tampil agresif, terorganisasi, dan berani menekan, mencerminkan sentuhan tangan Carrick di lapangan.

Kemenangan derbi ini memperkuat legitimasinya dan membuka peluang untuk masa depan yang lebih panjang di Old Trafford.


Pecundang – Pep Guardiola

Pep Guardiola menghadapi malam yang sulit. Absennya beberapa pemain kunci sangat terasa.

Sejumlah keputusan taktiknya pun menuai tanda tanya. City gagal mengantisipasi serangan balik United.

Guardiola kehabisan jawaban di lapangan. Kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam perburuan gelar juara.


Mungkin Anda Menyukai