Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ramai-Ramai Merapat ke BRI Super League, PSSI Tak Bisa Menghalangi

Gelombang kepindahan pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke BRI Super League kian tak terbendung musim ini. Sejumlah penggawa Skuad Garuda memilih meninggalkan karier di luar negeri untuk melanjutkan kiprah di kompetisi domestik.

Hingga saat ini, tercatat tujuh pemain yang resmi bergabung dengan klub-klub Tanah Air, yakni Jordi Amat, Rafael Struick, Jens Raven, Thom Haye, Eliano Reijnders, Shayne Pattynama, dan Dion Markx.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa federasi tidak memiliki kewenangan untuk membatasi keputusan tersebut. Menurutnya, pilihan klub sepenuhnya berada di tangan masing-masing pemain.

“Seperti yang kami sampaikan, ini adalah pilihan mereka. Kami tidak bisa menahan karena kami juga tidak menggaji mereka,” ujar Arya kepada wartawan.


Pilihan Profesional Pemain

PSSI menyadari bahwa meskipun federasi berperan dalam proses naturalisasi, urusan kontrak dan karier klub merupakan hak pribadi setiap pemain. Karena itu, keputusan untuk bermain di BRI Super League tidak bisa diintervensi.

“Mungkin beda ceritanya kalau kami yang menggaji, tentu bisa diarahkan. Tapi ini adalah pilihan profesional dan juga hak asasi mereka. Kami tidak bisa menahan,” lanjut Arya.


Kualitas Liga Meningkat

Arya menilai meningkatnya kualitas kompetisi menjadi salah satu faktor utama yang membuat para pemain naturalisasi tertarik berkiprah di Indonesia. Persaingan yang semakin ketat dinilai membuat BRI Super League kini lebih menarik, baik bagi pemain diaspora maupun pemain asing berlabel bintang.

“Mungkin karena banyak pemain naturalisasi datang, kualitas liga ikut naik, sehingga membuat mereka mau bermain di sini,” jelas Arya.

“Bukan hanya pemain naturalisasi, tapi juga banyak pemain top yang tertarik datang karena kualitas kompetisi kita semakin baik,” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai