Joey Pelupessy mengungkapkan rasa kecewanya setelah Timnas Indonesia dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Kegagalan tersebut meninggalkan kekecewaan mendalam bagi para pemain, termasuk Pelupessy yang turut merasakan langsung beratnya perjuangan di lapangan bersama skuad Garuda. Meski telah mengerahkan kemampuan terbaik, hasil akhir tidak sesuai dengan harapan seluruh tim dan pendukung.
Gelandang yang dikenal memiliki etos kerja tinggi itu menjadi bagian dari tim yang berjuang di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pada fase tersebut, persaingan berlangsung sangat ketat dengan menghadapi lawan-lawan kuat yang memiliki pengalaman dan kualitas mumpuni. Setiap pertandingan menuntut konsistensi, fokus, serta mental bertanding yang kuat, namun Timnas Indonesia belum mampu melangkah lebih jauh.
Pelupessy menilai kegagalan ini menjadi pelajaran berharga bagi tim. Ia menyadari bahwa perjalanan menuju Piala Dunia bukanlah hal mudah, terlebih bagi tim yang sedang dalam proses pembangunan. Menurutnya, masih banyak aspek yang perlu dibenahi, mulai dari kedalaman skuad, pengalaman bertanding di level tinggi, hingga konsistensi permainan sepanjang turnamen.
Meski kecewa, Pelupessy menegaskan bahwa semangat untuk membela Timnas Indonesia tidak akan padam. Ia berharap kegagalan kali ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain untuk bekerja lebih keras di masa depan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan persiapan yang lebih matang, ia optimistis Timnas Indonesia dapat tampil lebih kompetitif pada kesempatan berikutnya.
Dukungan suporter juga disebutnya sebagai faktor penting yang harus terus dijaga. Pelupessy mengapresiasi loyalitas para pendukung yang selalu hadir memberikan semangat, baik di dalam maupun luar stadion. Ia percaya, dengan kebersamaan antara pemain, tim pelatih, dan suporter, Timnas Indonesia mampu bangkit dan kembali mengejar mimpi tampil di Piala Dunia pada edisi-edisi mendatang.
