Peluang Barcelona Rekrut Nathan Aké Kian Menipis

Jakarta – Barcelona masih aktif mencari solusi cepat untuk memperbaiki sektor pertahanan mereka di sisa musim ini. Klub asal Catalonia tersebut membutuhkan sosok bek tengah berpengalaman yang mampu langsung beradaptasi dengan skema racikan Hansi Flick.

Kebutuhan Barça cukup jelas: pemain bertahan berkaki kiri, nyaman dalam distribusi bola, serta memiliki kecerdasan taktik untuk menjaga stabilitas lini belakang.

Dalam pencarian itu, nama Nathan Aké muncul sebagai kandidat kuat. Bek Manchester City tersebut dinilai memenuhi kriteria, baik dari segi kualitas maupun jam terbang di level tertinggi Eropa.

Meski demikian, ketertarikan Barcelona belum tentu berujung pada transfer. Berbagai faktor eksternal membuat proses mendatangkan Aké menjadi rumit.

Manchester City Pasang Syarat Tegas

Media Spanyol melaporkan bahwa Manchester City tidak mempertimbangkan opsi peminjaman untuk Aké. Klub Inggris itu hanya bersedia melepas sang pemain melalui transfer permanen dengan nilai sekitar €15–20 juta.

Permintaan tersebut menjadi kendala serius bagi Barcelona. Selain biaya transfer, besaran gaji Aké juga dinilai cukup membebani neraca keuangan klub.

Di sisi lain, peran Aké di skuad City musim ini tidak terlalu dominan. Dengan agenda turnamen internasional yang semakin dekat, kesempatan bermain secara reguler menjadi faktor penting bagi bek asal Belanda tersebut.

Secara individu, pindah ke klub yang menjamin menit bermain tentu menarik. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Manchester City.

Kendala Finansial dan Regulasi Liga

Masalah Barcelona tidak berhenti pada harga jual. Aturan Financial Fair Play memaksa klub menghitung setiap transfer dengan sangat cermat, termasuk dampak gaji dan amortisasi kontrak jangka panjang.

Dengan ruang gaji yang terbatas, mendatangkan Aké berpotensi menimbulkan persoalan baru. Kondisi ini membuat peluang transfer pada bursa Januari terlihat semakin sulit direalisasikan.

Situasi kontrak juga menguntungkan City. Aké masih terikat hingga 2027, sehingga klub tidak berada di bawah tekanan untuk menjualnya.

Barcelona masih menilai Nathan Aké sebagai opsi ideal di lini belakang. Namun, tanpa perubahan sikap dari Manchester City, ambisi tersebut berisiko hanya menjadi rencana di atas kertas.

Mungkin Anda Menyukai