Paul Scholes Ungkap Rekan Paling Mengecewakan di Man United, Bukan Veron

Jakarta – Nama Paul Scholes tak terpisahkan dari sejarah panjang Manchester United. Selama hampir 20 tahun, ia menjadi sosok sentral di lini tengah dan berperan besar dalam masa keemasan Setan Merah.

Mantan gelandang timnas Inggris itu mencatatkan perjalanan luar biasa bersama United, dengan koleksi 12 gelar Liga Inggris serta dua trofi Liga Champions. Usai gantung sepatu, Scholes tetap dekat dengan dunia sepak bola sebagai analis dan komentator, dikenal karena pandangannya yang lugas dan tanpa basa-basi.

Belakangan, Scholes kembali menarik perhatian setelah mengungkap kisah lama dari ruang ganti Old Trafford, termasuk soal siapa rekan setim yang menurutnya paling mengecewakan sepanjang karier.

Scholes Bela Veron, Soroti Mark Bosnich

Juan Sebastian Veron kerap dicap sebagai salah satu transfer gagal Manchester United, terutama karena banderol mahalnya pada awal 2000-an. Namun, Scholes justru memiliki pandangan berbeda.

Menurutnya, gelandang asal Argentina itu memiliki kualitas tinggi dan bukan sosok yang pantas disalahkan sepenuhnya. Scholes menilai kegagalan Veron lebih disebabkan situasi dan bukan karena kemampuan bermainnya.

Dalam perbincangan di kanal The Overlap, Scholes justru mengarahkan kritik ke posisi penjaga gawang, khususnya pada masa transisi setelah kepergian Peter Schmeichel. Ia menyebut beberapa nama pengganti yang tak mampu memenuhi standar tinggi klub, termasuk Massimo Taibi dan Mark Bosnich.

Scholes mengungkapkan bahwa Bosnich tampil baik saat masih membela Aston Villa, namun situasinya berubah drastis setelah bergabung dengan Manchester United. Ia menilai sang kiper kurang menunjukkan sikap profesional, bahkan dalam sesi latihan.

Menurut Scholes, Bosnich sering terlihat kelelahan hanya setelah beberapa kali menerima tembakan dalam latihan, sesuatu yang dianggap tidak masuk akal di level klub sebesar United.

Masalah Teknis yang Mengejutkan

Selain soal sikap, Scholes juga menyoroti kekurangan teknis Bosnich yang menurutnya sangat mendasar. Ia mengaku baru menyadari bahwa Bosnich mengalami kesulitan melakukan tendangan jauh, khususnya tendangan gawang.

Hal tersebut terlihat jelas saat United menjalani laga tandang melawan Everton di awal musim. Dalam kondisi cuaca yang ideal, bola hasil tendangan Bosnich bahkan kesulitan mencapai area tengah lapangan.

Scholes menyebut pengalaman itu sebagai sesuatu yang jarang ia temui sepanjang kariernya. Ia mengaku heran karena secara fisik Bosnich memiliki postur dan ukuran kaki yang besar, namun justru gagal menghasilkan tendangan yang efektif.

Bagi Scholes, kombinasi antara kurangnya profesionalisme dan keterbatasan teknis membuat Bosnich menjadi rekan setim yang paling mengecewakan selama ia berseragam Manchester United.

Mungkin Anda Menyukai