Persaingan gelar Premier League kembali memanas setelah perubahan posisi di puncak klasemen terjadi hanya dalam satu hari pertandingan. Manchester City sempat merebut posisi teratas sebelum Arsenal merespons beberapa jam kemudian.
Dua kemenangan beruntun dari kedua kandidat juara tersebut menegaskan betapa tipisnya jarak kekuatan di papan atas. Tekanan terus berpindah, dan setiap hasil kini berpotensi menentukan arah perburuan trofi.
Di tengah dinamika itu, manajer Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi sang juara bertahan, Manchester City.
Manchester City Lebih Dulu Menekan
Manchester City lebih dulu memberi tekanan lewat kemenangan tipis atas Nottingham Forest dalam laga ketat. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, kebuntuan pecah melalui Tijjani Reijnders yang memaksimalkan umpan Rayan Cherki.
Namun keunggulan tersebut hanya bertahan enam menit sebelum Omari Hutchinson menyamakan kedudukan bagi Forest. City akhirnya memastikan kemenangan ketika Cherki mencetak gol penentu jelang akhir laga.
Hasil ini menjadi kemenangan kedelapan beruntun City di semua kompetisi sekaligus membawa mereka ke puncak klasemen sementara.
Arsenal Menjawab, Arteta Lempar Pesan Tegas
Sorotan kemudian beralih ke Emirates Stadium saat Arsenal menjamu Brighton. The Gunners membuka keunggulan cepat lewat gol Martin Ødegaard pada menit ke-14 setelah menerima umpan Bukayo Saka.
Meski sempat kesulitan mengontrol tempo permainan, Arsenal menggandakan keunggulan di menit ke-52 melalui gol bunuh diri Georginio Rutter. Brighton sempat memberikan perlawanan lewat gol Diego Gomez pada menit ke-64, namun Arsenal tetap mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir.
Usai laga, Arteta menegaskan bahwa Arsenal siap menghadapi ketatnya persaingan dengan Manchester City sepanjang musim.
“Kami hanya bisa mengontrol apa yang kami lakukan. Banyak hal positif yang sudah kami tunjukkan, tetapi masih ada aspek yang harus kami tingkatkan agar marginnya lebih baik,” ujar Arteta.
“Kami juga membutuhkan kembalinya beberapa pemain agar memiliki lebih banyak opsi dan menjaga kondisi tim tetap segar. Setiap tiga hari akan selalu menjadi tantangan, dan kami siap menghadapinya.”
