Nasib Buruk Malaysia: Sepak Bola dan Futsal Sama-sama Terpuruk

Timnas Malaysia tengah mengalami periode sulit setelah gagal bersaing di dua ajang sekaligus: Piala AFF Futsal 2026 dan Kualifikasi Piala Asia 2027.

Di level futsal, langkah Malaysia harus terhenti lebih cepat. Kekalahan 0-1 dari Indonesia di Nonthaburi Hall memastikan mereka gagal melaju ke semifinal. Gol semata wayang Guntur Sulistyo jadi pembeda dalam laga yang didominasi Indonesia.

Sepanjang pertandingan, Malaysia berada di bawah tekanan. Mereka hanya mencatat 39% penguasaan bola dan menghadapi total 46 tembakan. Beruntung, performa kiper membuat skor tidak menjadi lebih besar.

Hasil ini memperpanjang tren negatif. Dari dua laga yang dijalani, Malaysia selalu kalah—sebelumnya takluk 1-2 dari Australia. Dengan nol poin, mereka dipastikan tidak bisa mengejar posisi dua besar grup meski masih menyisakan satu pertandingan.

Situasi serupa juga terjadi di sepak bola. Malaysia gagal lolos ke Piala Asia 2027 usai kalah 1-3 dari Vietnam pada laga penentuan Grup F.

Kegagalan tersebut bahkan sudah terasa sejak awal. Malaysia harus menerima hukuman kekalahan 0-3 dalam dua pertandingan akibat masalah dokumen tujuh pemain naturalisasi—situasi yang sangat merugikan dalam perebutan tiket lolos.

Dua kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Harimau Malaya. Baik di futsal maupun sepak bola, Malaysia kini dihadapkan pada pekerjaan rumah besar untuk membenahi sistem dan kembali kompetitif di level Asia Tenggara.

Mungkin Anda Menyukai