Mykhailo Mudryk tetap menjaga kebugarannya meski tengah menghadapi ancaman sanksi akibat kasus dugaan pelanggaran anti-doping. Winger Chelsea itu disebut terus berlatih secara mandiri sambil menunggu keputusan resmi.
CEO Shakhtar Donetsk, Sergei Palkin, mengungkap bahwa Mudryk saat ini berada dalam kondisi cukup baik secara fisik. Meski belum bermain sejak 2024, pemain berusia 25 tahun itu tetap berkomitmen menjaga performanya.
Mudryk sendiri terancam hukuman hingga empat tahun jika terbukti melanggar aturan. Namun, hingga kini proses disipliner masih berlangsung dan belum ada keputusan final.
Dukungan di Tengah Situasi Sulit
Palkin mengaku terus memberikan dukungan penuh kepada Mudryk. Ia bahkan rutin berkomunikasi dan memantau langsung kondisi sang pemain di tengah masa sulit ini.
Menurutnya, Mudryk adalah sosok pekerja keras sejak masih menimba ilmu di akademi Shakhtar. Hal itu membuat situasi yang dialaminya saat ini terasa sangat disayangkan.
“Bagi saya, ini sangat disayangkan karena saya belum pernah melihat pemain seperti Mudryk sejak di akademi,” ujar Palkin.
“Ia pekerja keras, tangguh, dan selalu berlatih lebih keras dibanding pemain lain, bahkan setelah sesi latihan selesai,” lanjutnya.
Tetap Latihan Secara Mandiri
Karena tidak diperbolehkan berlatih bersama tim sesuai regulasi, Mudryk memilih menjalani latihan mandiri. Ia menyewa fasilitas lapangan serta pelatih pribadi demi menjaga kondisi fisiknya.
Palkin menyebut bahwa pemain asal Ukraina tersebut hampir menghabiskan seluruh waktunya untuk berlatih setiap hari. Komitmen itu menjadi bukti keseriusannya untuk segera kembali ke lapangan.
“Dia berlatih sendiri karena aturan FIFA tidak memperbolehkannya berada dalam tim,” jelas Palkin.
“Dia mendedikasikan hampir seluruh waktunya untuk menjaga kondisi fisik dan mentalnya tetap prima,” tambahnya.
Optimistis Bisa Kembali
Meski situasinya tidak mudah, Palkin tetap optimistis Mudryk bisa segera kembali bermain. Ia percaya tim hukum sang pemain akan menemukan solusi terbaik.
Walau kondisi mental Mudryk sempat terganggu, ia disebut masih memiliki keyakinan besar untuk bangkit dan melanjutkan kariernya di level tertinggi.
“Suasana hatinya memang tidak terlalu baik, tetapi dia percaya semuanya akan berjalan baik dan dia akan segera kembali ke sepak bola,” pungkas Palkin.
