Mohamed Salah Resmi Tinggalkan Liverpool di Akhir Musim: Perpisahan Emosional Sang Legenda Anfield

Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola. Penyerang andalan Mohamed Salah resmi mengumumkan akan meninggalkan Liverpool FC pada akhir musim ini.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh bintang asal Mesir itu melalui video di media sosialnya. Dalam pesan yang penuh emosi, Salah menyebut bahwa momen ini adalah awal dari perpisahannya dengan klub yang telah membesarkan namanya di Inggris.

“Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya. Saya akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim,” ujar Salah.

Perjalanan Gemilang di Anfield

Sejak bergabung dari AS Roma pada tahun 2017, Salah menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah Liverpool. Selama hampir satu dekade membela The Reds, ia mencatatkan 255 gol dari 435 penampilan—menjadikannya pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa klub.

Kontribusinya sangat vital dalam mengembalikan kejayaan Liverpool di berbagai kompetisi. Salah sukses mempersembahkan berbagai trofi bergengsi, termasuk dua gelar Premier League, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub. Ia juga meraih empat Sepatu Emas dan tiga kali dinobatkan sebagai pemain terbaik oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional.

Musim Sulit dan Hubungan Memanas

Namun, musim ini menjadi salah satu periode tersulit bagi Salah. Ia hanya mencetak 10 gol dari 34 pertandingan di semua kompetisi—angka yang jauh di bawah standar tingginya selama ini.

Situasi semakin memanas setelah pernyataannya pada Desember lalu yang mengaku merasa “dikhianati” oleh klub, serta kabar memburuknya hubungan dengan pelatih Arne Slot.

Meski sempat dirumorkan hengkang lebih cepat pada bursa transfer Januari, Salah tetap bertahan hingga akhir musim sebelum akhirnya memastikan kepergiannya.

Pesan Haru untuk Fans

Dalam pernyataannya, Salah tak lupa menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada klub dan para pendukung. Ia menyebut Liverpool bukan hanya sekadar tim, melainkan bagian penting dari hidupnya.

“Liverpool bukan hanya klub sepak bola. Ini adalah gairah, sejarah, dan keluarga. Saya tidak akan pernah melupakan semua momen di sini,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan fans adalah salah satu hal paling berharga dalam perjalanan kariernya.

Akhir Era, Awal Babak Baru

Kepergian Salah menandai berakhirnya era emas di Anfield. Selama sembilan tahun, ia menjadi simbol kebangkitan Liverpool di level tertinggi sepak bola Eropa.

Liverpool sendiri menyebut masa kebersamaan dengan Salah sebagai “babak luar biasa” dan berjanji akan memberikan penghormatan khusus sebelum sang bintang benar-benar meninggalkan klub.

Kini, dengan musim yang masih berjalan, fokus Salah adalah memberikan akhir terbaik bagi Liverpool sebelum mengucapkan salam perpisahan kepada Anfield—tempat yang telah menjadi rumah baginya selama ini.

Mungkin Anda Menyukai