Jakarta – Rafael Struick mengambil keputusan besar dalam perjalanan kariernya dengan menerima tawaran Dewa United jelang bergulirnya BRI Super League 2025/2026. Pemain berusia 22 tahun tersebut diharapkan mampu memberi warna baru setelah sebelumnya berkarier di luar negeri bersama ADO Den Haag dan Brisbane Roar.
Kedatangannya ke Liga Indonesia membawa ekspektasi tinggi. Pengalaman bermain di kompetisi luar negeri membuat Struick digadang-gadang bisa menjadi pembeda di lini serang Dewa United. Namun, sejauh ini performanya masih belum sesuai harapan.
Situasi Struick semakin menjadi sorotan setelah ia harus menerima kartu merah saat Dewa United bertandang ke markas Bhayangkara FC pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (5/1/2026) sore.
Kontribusi Masih Belum Optimal
Hingga pertengahan musim, Rafael Struick telah mencatatkan 13 penampilan di berbagai kompetisi bersama Dewa United. Namun, sebagian besar laga tersebut dijalaninya dari bangku cadangan.
Keterbatasan peran itu tercermin dari total menit bermainnya yang masih relatif rendah. Sejauh ini, Struick baru mengoleksi 391 menit di lapangan, angka yang cukup jauh dari status pemain inti reguler.
Kontribusi golnya pun masih sangat terbatas. Satu-satunya gol yang dicetak Struick tidak terjadi di ajang liga domestik, melainkan di kompetisi AFC Challenge League saat menghadapi klub asal Myanmar, Shan United.
Rekap Statistik Rafael Struick Musim 2025/2026
-
13 penampilan
-
1 gol
-
1 assist
-
391 menit bermain
-
1 kartu merah
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Rafael Struick masih membutuhkan waktu dan kepercayaan lebih untuk benar-benar menunjukkan kualitas terbaiknya bersama Dewa United di musim ini.
