Menanti Racikan Magis John Herdman, Harapan Baru Timnas Indonesia

Publik sepak bola Tanah Air kini menggantungkan harapan besar pada sosok John Herdman. Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu disebut-sebut bakal menjadi nahkoda baru Timnas Indonesia, menggantikan Patrick Kluivert yang resmi didepak PSSI pada Oktober lalu.

Nama Herdman mencuat di tengah kebutuhan mendesak Timnas Indonesia akan arah baru. PSSI membutuhkan figur berpengalaman, bukan hanya dalam urusan taktik di lapangan, tetapi juga dalam membangun fondasi tim untuk jangka menengah hingga panjang.

Menariknya, Herdman bukan tanpa peminat. Jamaika dan Honduras dikabarkan turut memburu jasanya. Namun Indonesia disebut menjadi pihak yang paling serius mendekati, sekaligus menawarkan tantangan baru dalam perjalanan karier sang pelatih.

Rekam jejak Herdman pun tak bisa dipandang sebelah mata. Ia dikenal sebagai arsitek kebangkitan Timnas Kanada, yang berhasil dibawanya tampil di Piala Dunia 2022. Meski Kanada tersingkir di fase grup, pengalaman tersebut tetap menjadi nilai plus yang kini diharapkan dapat ditularkan ke skuad Garuda.

Rekam Jejak dan Keraguan Publik

Keberhasilan Herdman mengantar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022 menjadi pencapaian penting dalam karier kepelatihannya. Namun, hasil di turnamen tersebut juga menyisakan catatan. Kanada harus mengakui keunggulan Maroko, Kroasia, dan Belgia di Grup F, hingga pulang tanpa satu poin pun.

Fakta itu memunculkan keraguan dari sebagian kalangan. Pertanyaan pun muncul: apakah Herdman mampu mengangkat performa Timnas Indonesia seperti yang ia lakukan bersama Kanada, atau justru akan kesulitan beradaptasi dengan dinamika sepak bola Asia Tenggara dan Asia secara umum?

Keraguan tersebut dinilai wajar, mengingat ekspektasi publik Indonesia yang kerap tinggi terhadap pelatih asing. Meski demikian, sejumlah pengamat justru melihat adanya kesamaan menarik antara Kanada era Herdman dan Timnas Indonesia saat ini.

Materi Pemain Dinilai Memiliki Kemiripan

Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan menyambut rencana penunjukan Herdman dengan nada optimistis. Sosok yang akrab disapa Bung Ropan itu menilai komposisi pemain Timnas Indonesia saat ini memiliki kemiripan dengan Kanada ketika masih diasuh Herdman.

“Kalau kita lihat materi pemain, apa yang dimiliki John Herdman saat menangani Kanada dan Indonesia sekarang saya pikir mirip. Kita punya banyak pemain diaspora yang sudah menjadi WNI dan bermain di luar negeri,” ujar Ropan melalui kanal YouTube Nusantara TV.

Menurutnya, keberadaan pemain-pemain naturalisasi yang merumput di Eropa dan Amerika Serikat menjadi modal penting bagi Herdman untuk membentuk tim yang kompetitif.

“Jay Idzes di Sassuolo yang bermain di Serie A, Emil Audero di Cremonese, Calvin Verdonk di Lille, Kevin Diks di Borussia Mönchengladbach, lalu Maarten Paes di FC Dallas,” paparnya.

Ujian Sesungguhnya di FIFA Series

Dengan materi pemain tersebut, Bung Ropan menegaskan bahwa kunci keberhasilan kini sepenuhnya berada di tangan Herdman. Pembuktian paling nyata, menurutnya, akan terlihat saat Timnas Indonesia tampil di ajang FIFA Series pada Maret hingga April 2026.

“Bagus kalau John Herdman bisa menangani Indonesia. Ini sebenarnya ujian dia. Panggungnya ada di FIFA Series,” tegas Ropan.

Turnamen tersebut dinilai krusial karena akan memperlihatkan gambaran awal filosofi permainan, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan Herdman memaksimalkan potensi pemain yang ada.

Harapan soal Komitmen Jangka Panjang

Selain aspek teknis, Ropan juga menaruh perhatian besar pada komitmen Herdman untuk benar-benar menyatu dengan sepak bola Indonesia. Ia berharap sang pelatih tidak hanya hadir saat agenda pertandingan, lalu kembali ke negaranya.

“Ketika diumumkan jadi pelatih, dia diharapkan lebih lama berada di Indonesia. Tidak seperti pelatih sebelumnya yang setelah dari Arab Saudi langsung pulang. John Herdman diminta lebih lama di Indonesia dan menyanggupi itu,” jelas Ropan.

Bahkan, Herdman disebut siap menangani Timnas Indonesia U-23 secara bersamaan. Hal ini dinilai sebagai sinyal positif bagi kesinambungan program dan regenerasi pemain.

“Dia juga sanggup memegang Timnas U-23. Itu bagus,” pungkas Ropan.

Kini publik hanya bisa menunggu kepastian. Jika John Herdman benar-benar resmi menukangi Timnas Indonesia, tantangan besar telah menanti. Namun di balik tekanan tersebut, terbuka pula harapan akan lahirnya era baru bagi skuad Garuda.

Mungkin Anda Menyukai