Mauro Zijlstra resmi bergabung dengan Persija Jakarta untuk putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Penyerang berusia 21 tahun itu sebelumnya berstatus pemain FC Volendam yang berkompetisi di Eredivisie.
Zijlstra menandatangani kontrak berdurasi dua setengah musim bersama Persija. Ketertarikannya pada Macan Kemayoran tak lepas dari ambisi klub ibu kota yang tengah bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini.
Persija merekrut Zijlstra sebagai bagian dari penguatan skuad demi menatap target tinggi. Klub ibu kota menaruh harapan besar pada kontribusi sang penyerang muda.
“Tentu saja. Saya tahu Persija adalah klub yang sangat besar dan mereka bermain untuk memperebutkan gelar juara musim ini. Itu sangat menarik bagi saya,” ujar Zijlstra, dikutip dari situs resmi Persija.
“Saya sangat senang. Keluarga saya juga ikut bahagia. Untuk saat ini, perasaan yang saya rasakan hanya kebahagiaan,” tambahnya.
Prioritas Awal Mauro Zijlstra
Sebelum menerima pinangan Persija, Zijlstra sempat memprioritaskan untuk tetap berkarier di Eropa. Penyerang naturalisasi Timnas Indonesia itu masih berharap melanjutkan petualangannya di benua biru.
“Awalnya, saya dan agen memang mencari peluang di Eropa karena sebelumnya saya bermain di sana. Namun, Persija kemudian datang dengan tawaran,” ungkap Zijlstra.
“Kontrak yang ditawarkan juga jangka panjang, dua setengah tahun. Itu menunjukkan kepercayaan besar dari klub kepada saya,” lanjutnya.
Negosiasi Berlangsung Beberapa Pekan
Proses negosiasi antara Zijlstra dan Persija berlangsung selama beberapa minggu. Minimnya menit bermain di FC Volendam turut memengaruhi situasi dan membuka peluang bagi kepindahannya.
“Saya rasa prosesnya berjalan selama beberapa minggu. Seperti yang saya katakan, awalnya saya mencari klub di Eropa,” tuturnya.
“Namun di Volendam saya tidak banyak bermain, sehingga cukup sulit mendapatkan tawaran yang benar-benar bagus.”
“Setelah itu Persija datang dengan proposal yang sangat menarik. Setelah beberapa minggu, semuanya akhirnya selesai,” pungkas Zijlstra.
