Persija Jakarta bersiap menghadapi tantangan penting pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025–2026. Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Minggu (8/2/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat sejarah rivalitas dan karakter permainan kedua tim.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan bahwa timnya tidak ingin lengah sedikit pun menghadapi Arema FC. Juru taktik asal Brasil itu menyadari betul bahwa Singo Edan kerap menghadirkan kejutan, terutama ketika berada dalam tekanan. Oleh karena itu, Souza mengingatkan para pemainnya untuk tetap fokus dan berjuang penuh hingga peluit akhir dibunyikan.
Menurut Souza, pertandingan melawan Arema FC tidak bisa diselesaikan hanya dengan bermain baik di awal atau tengah laga. Konsentrasi sepanjang 90 menit menjadi kunci utama agar Persija tidak kehilangan kendali permainan. Ia menekankan pentingnya disiplin, kerja sama antarlini, serta mental bertanding yang kuat, terutama saat menghadapi situasi sulit di lapangan.
Dalam persiapan menuju laga tersebut, Persija disebut telah menjalani rangkaian latihan intensif. Souza mengungkapkan bahwa timnya mempersiapkan diri secara menyeluruh, mulai dari aspek fisik, taktik, hingga mental pemain. Evaluasi dari pertandingan sebelumnya juga telah dilakukan agar kesalahan yang sama tidak kembali terulang.
Bermain di SUGBK dengan dukungan puluhan ribu Jakmania menjadi keuntungan tersendiri bagi Persija. Atmosfer stadion yang megah diharapkan mampu memberikan suntikan motivasi tambahan bagi para pemain. Namun, Souza tetap mengingatkan bahwa dukungan suporter harus diimbangi dengan performa maksimal di atas lapangan.
Meski menaruh respek terhadap Arema FC, Mauricio Souza tidak menutupi rasa optimistisnya. Ia percaya dengan kualitas dan kedalaman skuad yang dimiliki Persija saat ini. Menurutnya, jika para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik dan menjaga fokus, peluang meraih kemenangan terbuka lebar.
Laga melawan Arema FC bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga momentum penting bagi Persija untuk menjaga konsistensi di papan atas klasemen Super League 2025–2026. Dengan persiapan matang dan kepercayaan diri yang tinggi, Macan Kemayoran bertekad menutup pertandingan dengan hasil positif di hadapan publik sendiri.
