Persija Jakarta memberi sinyal kuat akan menambah kekuatan di lini depan pada paruh musim BRI Super League 2025/26. Isyarat itu muncul dari pernyataan pelatih Macan Kemayoran, Mauricio Souza, terkait striker diaspora Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra.
Zijlstra saat ini membela FC Volendam di Eredivisie. Pemain berusia 21 tahun ini disebut masuk radar Persija untuk memperkuat lini serang.
Mauricio Souza menyampaikan hal tersebut usai memimpin sesi latihan Persija di Persija Training Ground, Depok, Senin (2/2). Latihan ini menjadi persiapan menghadapi Arema FC.
“Itu masih sebatas spekulasi. Memang ada pembicaraan, tetapi belum tentu terjadi,” ujar Souza kepada wartawan.
“Saya pikir belum ada kesepakatan, tetapi memang sudah ada komunikasi di antara pihak-pihak terkait,” tambahnya.
Kabar dari Belanda
Beberapa laporan menyebutkan Zijlstra tengah dalam perjalanan menuju Jakarta. Pemain kelahiran Zaandam ini dikabarkan akan menjalani tes medis sebelum resmi diumumkan oleh Macan Kemayoran.
Media Belanda, VoetbalPrimeur, melaporkan bahwa Persija menyiapkan kontrak berdurasi dua setengah tahun. Jika transfer terealisasi, Zijlstra akan terikat hingga pertengahan 2028.
Di level internasional, Zijlstra pernah memperkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025, Thailand, dan telah mencatatkan tiga penampilan untuk Timnas senior.
Persaingan Lini Depan
Bagi Persija, Zijlstra bukan sosok asing di kancah sepak bola Indonesia. Pemain yang baru dinaturalisasi tahun lalu ini menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan siap memberikan opsi tambahan di lini serang.
Namun, Zijlstra akan menghadapi persaingan ketat di sektor depan Persija. Saat ini, Macan Kemayoran memiliki Gustavo Almeida, Alaaeddine Ajaraie, dan Eksel Runtukahu sebagai opsi utama penyerang.
