Mauricio Pochettino Samakan Pedro Neto dengan Bruno Fernandes, Realistis atau Berlebihan?

Mauricio Pochettino menyebut winger Chelsea, Pedro Neto, memiliki ancaman yang setara dengan Bruno Fernandes. Ia menilai Neto bisa menjadi pembeda dalam pertandingan hanya dengan sedikit ruang.

Pernyataan tersebut muncul setelah Pochettino menyaksikan laga internasional Portugal melawan Amerika Serikat. Neto dianggap memiliki insting mencetak gol yang tajam, meski performanya di level klub bersama Chelsea belum sepenuhnya konsisten.

Di bawah asuhan Liam Rosenior, performa Neto masih naik turun. Ia bahkan belum mencetak gol di Premier League sejak Desember, meski sempat mencuri perhatian lewat hat-trick ke gawang Hull City pada Februari.

Selain itu, faktor disiplin juga menjadi catatan. Neto sempat menerima kartu merah saat menghadapi Arsenal dan beberapa kali terlibat insiden saat membela tim nasional Portugal.

“Beri Satu Sentimeter, Bisa Berujung Gol”

Pochettino menegaskan bahwa pemain seperti Neto sangat berbahaya di area sepertiga akhir. Menurutnya, pemain dengan karakter tersebut tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol.

Ia menyamakan Neto dengan sejumlah pemain Portugal lain seperti Goncalo Ramos, Bruno Fernandes, dan Joao Felix yang mampu memanfaatkan celah sekecil apa pun.

“Dalam pertandingan seperti ini, pemain seperti Neto, Ramos, Bruno, Felix, ketika Anda memberi mereka satu sentimeter saja, sangat mungkin mereka mencetak gol,” ujar Pochettino.

Statistik Masih Jauh Berbeda

Meski mendapat pujian tinggi, statistik menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan. Neto masih berada di bawah standar yang ditetapkan Fernandes musim ini.

Neto mencatat 5 gol dan 4 assist dari 29 pertandingan liga. Sementara itu, Fernandes tampil impresif bersama Manchester United dengan torehan 8 gol dan 16 assist.

Dari sisi kreativitas, gap juga terlihat jelas. Fernandes menciptakan sekitar 90 peluang, hampir dua kali lipat dibanding Neto yang mencatat 44 peluang. Hal ini menunjukkan pengaruh Fernandes masih jauh lebih dominan.

Tantangan Konsistensi

Neto kini menghadapi tantangan besar untuk membuktikan pujian tersebut. Konsistensi performa dan kontrol emosi menjadi faktor penting agar ia bisa berkembang.

Chelsea berharap Neto mampu menunjukkan ketajaman secara lebih rutin, terutama dalam laga-laga besar.

Meski perbandingan dengan Fernandes masih belum seimbang, usia Neto yang masih produktif membuka peluang untuk berkembang lebih jauh. Kini, publik Stamford Bridge menantikan kontribusi nyatanya dalam mengangkat performa tim setelah jeda internasional.

Mungkin Anda Menyukai