Pertandingan pekan ke-21 Super League menyajikan duel panas saat Bhayangkara FC bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu malam WIB. Dalam laga yang berlangsung ketat itu, tim tamu sukses membawa pulang tiga poin usai menang dengan skor tipis 2-1.
Sejak menit awal, tuan rumah tampil agresif dengan dukungan penuh Bonek yang memadati stadion. Namun, Bhayangkara FC mampu meredam tekanan dan justru tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Disiplin dalam bertahan serta transisi cepat menjadi kunci permainan tim berjuluk The Guardians tersebut.
Keunggulan pertama Bhayangkara lahir dari kerja sama apik dua pemain yang sebelumnya pernah memperkuat Persis Solo. Gol pembuka dicetak Henry Doumbia setelah memaksimalkan umpan terukur dari Moussa Sidibe. Pergerakan tanpa bola yang cerdas membuat Doumbia lepas dari pengawalan sebelum menuntaskan peluang dengan penyelesaian tenang.
Gol itu membuat jalannya pertandingan semakin terbuka. Persebaya mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan, tetapi lini belakang Bhayangkara tampil solid dan disiplin. Kiper Bhayangkara juga beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi. Bhayangkara kembali menunjukkan efektivitasnya dalam membangun serangan. Kali ini, Ryo Matsumura menjadi kreator lewat umpan matang yang berhasil dimaksimalkan oleh Moussa Sidibe menjadi gol kedua bagi tim tamu. Kombinasi cepat di sisi serang membuat pertahanan Persebaya kesulitan mengantisipasi pergerakan.
Meski Persebaya sempat memperkecil ketertinggalan dan terus menekan hingga menit-menit akhir, Bhayangkara FC mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kontribusi tiga mantan pemain Persis Solo memberi dampak besar dalam laga tersebut.
Tambahan tiga poin di Surabaya memperkuat posisi Bhayangkara FC di papan klasemen, sekaligus menunjukkan kapasitas mereka sebagai tim yang mampu tampil efektif dalam laga tandang yang penuh tekanan.
