Hokky Caraka langsung memberi kesan mendalam bagi pendukung Persita Tangerang sejak resmi bergabung dari PSS Sleman pada Agustus lalu. Meski baru datang, penyerang berusia 21 tahun itu dengan cepat menjelma menjadi salah satu figur penting di skuad Pendekar Cisadane pada BRI Super League 2025/2026.
Di bawah arahan Carlos Pena, Hokky kerap mendapat kepercayaan tampil dan selalu dinantikan kontribusinya, baik saat bermain di kandang maupun tandang. Lewat pergerakan agresif serta naluri golnya, ia diharapkan mampu membantu Persita tetap bersaing di papan atas musim ini.
Penampilan impresifnya pun membuat Hokky mendapat julukan unik dari para pendukung, yakni “Erling Haaland versi lokal”, sebuah pengakuan atas gaya bermain dan insting mencetak gol yang dimilikinya.
Manajemen Akui Beruntung
Manajer EPA Persita Tangerang, Pasha Andaya, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Hokky. Dalam perbincangan di kanal YouTube Bicara Bola, ia menilai Persita beruntung memiliki penyerang muda dengan kualitas mumpuni.
Menurut Pasha, anggapan miring terhadap Hokky di masa lalu tidak berdasar. Ia menegaskan bahwa kualitas Hokky sudah terbukti, salah satunya melalui pemanggilan rutin ke Timnas Indonesia.
“Kalau memang tidak punya kualitas, tidak mungkin dia terus dipanggil ke tim nasional. Itu sudah jadi bukti,” ujar Pasha.
Ia juga menilai Hokky memiliki kemampuan teknis yang baik serta karakter menyerang yang lengkap. Kecepatan, penetrasi, hingga kualitas tembakan menjadi kelebihan utama sang pemain.
Pasha mencontohkan beberapa momen di mana Hokky mencetak gol indah, meski sayangnya harus dianulir oleh keputusan wasit. Hal itu menurutnya tetap menunjukkan kualitas alami yang dimiliki sang striker.
Harapan Jadi Ikon Klub
Manajemen Persita berharap Hokky mampu menjaga konsistensi dan berkembang menjadi ikon klub, mengikuti jejak legenda Persita, Ilham Jaya Kesuma.
Dengan usia yang masih sangat muda, Hokky dinilai belum mencapai puncak performanya. Jika mampu terus mengasah potensi dan menjaga etos kerja, ia diyakini bisa menjadi penyerang papan atas di sepak bola Indonesia.
Selain kualitas teknis, mentalitas Hokky juga mendapat apresiasi. Meski kerap menerima kritik, ia dinilai mampu tetap fokus dan tampil stabil di lapangan.
“Itu menandakan mentalnya kuat. Dia tidak mudah terpengaruh komentar di luar lapangan dan tetap menunjukkan semangat juang,” kata Pasha.
Nilai Lebih di Dalam dan Luar Lapangan
Dari sisi non-teknis, Hokky juga dianggap memiliki nilai tambah. Statusnya sebagai pemain tim nasional membuat citra dan daya tariknya tinggi, namun manajemen menegaskan bahwa faktor utama tetap kontribusinya bagi tim.
Secara keseluruhan, performa Hokky dinilai memuaskan sejak awal musim. Kepercayaan yang diberikan kepadanya sejauh ini dinilai terbayar dengan penampilan solid di setiap kesempatan.
“Sejauh ini permainannya bagus. Karena itu kami terus memberi kepercayaan penuh,” tutup Pasha Andaya.
