Manchester United gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 2-2 oleh AFC Bournemouth di Premier League. Hasil ini membuat Setan Merah kehilangan poin penting meski sempat unggul lebih dulu.
Bruno Fernandes membuka skor dan turut berperan dalam gol bunuh diri lawan. Namun, Bournemouth mampu bangkit dan memaksakan hasil imbang.
Meski demikian, tim asuhan Michael Carrick masih bertahan di posisi tiga besar dengan peluang besar lolos ke Liga Champions musim depan.
Kritik untuk Bruno Fernandes
Meski mencatatkan delapan gol dan 16 assist musim ini, performa Bruno tetap menuai kritik. Mantan pemain Man United, Paul Parker, menilai sang kapten belum cukup konsisten di momen penting.
Menurutnya, dalam beberapa laga terakhir, Fernandes tidak memberikan dampak yang diharapkan sebagai pemimpin dan playmaker utama tim.
Cunha Dinilai Lebih Ideal
Matheus Cunha disebut sebagai alternatif yang lebih efektif di lini serang. Meski kerap dimainkan di sayap, ia dinilai lebih cocok beroperasi di posisi tengah.
Sejak bergabung dari Wolverhampton Wanderers, Cunha tampil cukup menjanjikan dengan tujuh gol dan dua assist di musim perdananya.
Kvaratskhelia Jadi Target
Selain itu, Parker juga menyarankan Man United merekrut Khvicha Kvaratskhelia dari Paris Saint-Germain.
Pemain asal Georgia tersebut dinilai memiliki kualitas dan etos kerja tinggi, serta mampu memberikan dimensi baru di sisi kiri serangan.
Dengan skenario ini, Kvaratskhelia bisa mengisi sisi kiri, sementara Cunha bermain di tengah. Di sisi lain, Bruno Fernandes justru didorong untuk memulai laga dari bangku cadangan.
Keputusan ini tentu akan menjadi pertaruhan besar, namun bisa menjadi solusi untuk meningkatkan keseimbangan dan performa Manchester United.
