Jakarta – Real Madrid belum sepenuhnya menemukan sosok pengendali permainan di lini tengah. Kekosongan itu terasa sejak Toni Kroos gantung sepatu pada 2024, disusul perpisahan klub dengan Luka Modric. Hingga kini, keseimbangan permainan di sektor sentral masih menjadi tanda tanya.
Menariknya, satu-satunya pemain yang direkrut untuk area tersebut hanyalah Arda Guler. Namun, pemain muda asal Turki itu lebih dikenal sebagai gelandang serang kreatif, bukan pengatur tempo yang bermain lebih dalam.
Perdebatan pun terus bergulir di internal klub: apakah Los Blancos benar-benar membutuhkan gelandang bertipe deep-lying playmaker? Pihak manajemen merasa komposisi saat ini sudah memadai.
Deretan nama seperti Eduardo Camavinga, Federico Valverde, Jude Bellingham, dan Aurelien Tchouameni diyakini mampu mengisi peran tersebut secara kolektif, dengan Guler sebagai alternatif untuk kreativitas.
Namun, pandangan itu tidak sepenuhnya bulat. Xabi Alonso sempat disebut menginginkan profil gelandang yang lebih spesifik, meski rencana tersebut tak terealisasi. Sementara itu, pelatih interim Alvaro Arbeloa menegaskan kepada publik bahwa ia nyaman dengan skuad yang tersedia.
Ruben Neves Mulai Dilirik
Di balik pernyataan resmi tersebut, situasi internal tampaknya lebih dinamis. Beberapa staf kepelatihan Real Madrid disebut menilai bahwa kehadiran gelandang berpengalaman masih dibutuhkan untuk mengontrol ritme pertandingan.
Nama Ruben Neves kemudian muncul sebagai solusi potensial. Laporan dari media Spanyol menyebutkan bahwa gelandang asal Portugal itu dianggap mampu memberi variasi baru di lini tengah, baik dalam waktu dekat maupun pada bursa transfer musim panas mendatang.
Neves sendiri dikabarkan tidak menutup pintu untuk pindah. Melalui perwakilannya, pemain berusia 28 tahun tersebut disebut menyambut positif peluang bermain di Santiago Bernabeu dan mengenakan kostum Real Madrid, bahkan jika transfer terjadi pada Januari.
Sikap Tegas Florentino Perez
Meski demikian, keputusan akhir belum mengarah ke lampu hijau. Presiden klub Florentino Perez bersama jajaran petinggi masih berpegang pada kebijakan awal. Status kontrak Neves yang akan habis pada Juni menjadi bahan pertimbangan utama.
Ada keraguan apakah sang pemain mampu memberi dampak langsung, terutama karena Madrid dikenal berhati-hati dalam melakukan pembelian pada bursa musim dingin.
Sementara itu, masa depan Neves dipastikan menjadi sorotan. Al-Hilal telah menyiapkan proposal perpanjangan kontrak, sementara Manchester United dan Atletico Madrid juga disebut terus mengamati perkembangannya.
Kini Real Madrid dihadapkan pada pilihan krusial: tetap mengandalkan potensi para gelandang muda, atau mengambil langkah berani dengan merekrut sosok pemimpin baru di lini tengah demi menjaga stabilitas permainan. Semua bergantung pada keputusan Florentino Perez dalam waktu dekat.
